SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Arema FC Women memilih untuk fokus terhadap pembinaan pemain di tengah munculnya wacana Liga 1 Putri musim 2026/2027.
Hal tersebut mencuat, setelah munculnya kabar mengenai kompetisi sepak bola putri yang akan diikuti enam klub asal Jabodetabek.
Enam klub yang disebut-sebut akan mengikuti ajang tersebut adalah Persita Tangerang, Persija Jakarta, Bekasi FC, Persikad Depok, Garudayaksa, dan Dewa United.
Namun, Pelatih Kepala Arema FC Women, Nanang Habibi, menegaskan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya dari penyelenggara, kegiatan tersebut masih berstatus pra-liga.
Menurut pelatih yang akrab disapa Coach Pepe itu, ajang tersebut bukan Liga 1 Putri secara penuh, melainkan simulasi untuk menguji sistem kompetisi dan regulasi sebelum diterapkan secara nasional.
"Arema FC Women sebenarnya siap. Cuma info dari penyelenggara, ini hanya percobaan sistem dan regulasi, makanya pakai wilayah Jabodetabek," kata Nanang Habibi kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (9/7/2026).
Arema FC Women tetap menjalankan latihan secara rutin dan konsisten melakukan pengembangan pemain melalui pembinaan usia muda.
Baca juga: Arema FC Women Wakil Jawa Timur Berlaga di Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Kudus
Komitmen itu terlihat dari keikutsertaan Arema FC Women U-15 dan U-18 pada Putaran Nasional Hydroplus Soccer League 2025-2026 di Kudus, Jawa Tengah.
Ajang tersebut menjadi sarana bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level nasional sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola putri di Malang terus berjalan.
Sikap Arema FC Women yang tetap fokus pada pembinaan menjadi sinyal bahwa klub tidak ingin hanya bergantung pada kepastian kompetisi.
Sebaliknya, mereka memilih menjaga kesiapan tim agar dapat langsung bersaing ketika Liga 1 Putri maupun turnamen resmi sepak bola putri nasional benar-benar kembali digelar.
Klub berharap tahapan pra-liga yang tengah disiapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi lahirnya kompetisi sepak bola putri Indonesia yang lebih tertata, profesional, dan mampu berkembang secara berkelanjutan di masa mendatang.
"Istilahnya mungkin ini baru pra-liga. Kalau kita di Arema FC Women prinsipnya selalu siap, baik ikut pra-liga maupun liganya yang sesungguhnya nanti," tegasnya
Dari informasi yang diterima oleh Coach Pepe, seluruh peserta yang berasal dari wilayah Jabodetabek dipilih demi memudahkan koordinasi dan efisiensi pelaksanaan selama masa uji coba.
Fokus utama kegiatan itu adalah mengevaluasi aspek teknis kompetisi, regulasi, hingga operasional pertandingan.
Hasil evaluasi dari fase pra-liga tersebut nantinya akan menjadi bahan penyempurnaan sebelum kompetisi sepak bola putri nasional digelar secara lebih luas dengan melibatkan klub dari berbagai daerah di Indonesia.
Bagi Arema FC Women, langkah tersebut dinilai sebagai proses yang positif dalam upaya membangun kembali kompetisi sepak bola putri yang lebih profesional dan berkelanjutan setelah vakum cukup lama.
"Pada intinya kami siap saja dan tentu mendukung sebagai bagian dari upaya membangun kembali kompetisi sepak bola putri di Indonesia," tandasnya.
Baca juga: Arema FC Women Tekuk Akademi Persib Bandung 1-0, Ongis Kodew Melesat ke Posisi 2 Klasemen