BOLASPORT.COM - Timnas Indonesia bakal menghadapi agenda padat sepanjang tahun 2026, salah satunya menghadapi turnamen FIFA ASEAN Cup 2026.
FIFA ASEAN Cup 2026 rencananya akan digelar pada September-Oktober mendatang.
Belum ada format yang jelas dari FIFA mengenai turnamen ini.
Daftar peserta pun masing simpang-siur, apakah bakal melibatkan negara di luar ASEAN atau tidak.
Namun yang pasti, Timnas Indonesia akan jadi salah satu negara yang akan meramaikan turnamen ini.
Namun, menurut beberapa laporan media, FIFA ASEAN Cup 2026 akan menggunakan format dua divisi yang dibagi berdasarkan peringkat FIFA terbaru.
Indonesia disebut bakal menjadi kandidat kuat tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.
Kabar tersebut disampaikan saat Erick Thohir bertemu Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).
Erick Thohir mengatakan bahwa FIFA siap memberikan respons positif terkait pencalonan Indonesia di ajang ini.
“Nah jadi Bapak Presiden mendukung. Bapak Presiden akan menyiapkan surat supaya nanti kita bisa dipilih oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah,” ujar Erick waktu itu.
Di samping membahas peluang menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan Timnas Indonesia.
Nah, dalam kesempatan terkini, Erick Thohir mengaku bahwa belum ada kabar terkini dari FIFA.
Erick Thohir mengaku bahwa FIFA masih fokus di Piala Dunia 2026.
"Belum, masih menunggu," ujar Erick Thohir di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
"FIFA masih sibuk Piala Dunia," ujarnya.
Terkait calon lawan yang dihadapi, Erick Thohir tidak memberikan jawaban spesifik.
Namun, yang pasti seluruh tim Asia Tenggara akan mengikuti turnamen FIFA ASEAN Cup, termasuk Timnas Indonesia.
"Lawan siapa? FIFA ASEAN? Ya, kira-kira negara-negara ASEAN," ujarnya.
Erick Thohir juga mengungkapkan bahwa Timnas Indonesia bisa menggunakan kekuatan penuh pada ajang tersebut.
Para pemain diaspora di Eropa berpeluang dipanggil Timnas Indonesia ke ajang tersebut.
"Untuk yang di Eropa memang dengan kondisi bukan FIFA Matchday, mereka tidak bisa bergabung (di ASEAN Championship 2026)," ujar Erick Thohir.
"Makanya nanti ada FIFA ASEAN di bulan September-Oktober yang di bawah FIFA Matchday."
"Mungkin itu nanti bisa menjadi bagian mereka bergabung."
"Tetapi mungkin satu-dua pemain ya kalau memang diizinkan oleh klubnya bisa saja," katanya.