Mau Review Skincare FYP, Begini Tips yang Di sampaikan Riffa Faii
Dodi Hasanuddin July 09, 2026 05:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Industri konten beauty di media sosial terus berkembang pesat. Setiap harinya, ribuan video review skincare bermunculan di TikTok, Instagram Reels, hingga YouTube Shorts. 

Namun, hanya sedikit kreator yang mampu mempertahankan konsistensi hingga memiliki jutaan penonton dan membangun kepercayaan audiens. 

Dibutuhkan strategi, kreativitas, serta pengalaman agar sebuah konten tidak hanya viral sesaat, tetapi juga mampu membangun personal branding yang kuat.

Baca juga: Janda Tawa Bagikan 10 Cara Membangun Personal Branding sebagai Konten Kreator Reaction

Salah satu kreator yang berhasil membuktikannya adalah Jumiatul Nur Arifah, yang lebih dikenal dengan nama panggung Riffa Faii.

Perempuan kelahiran Pasaman Timur, Sumatra Barat, 3 Maret 2000 ini sukses menjadi salah satu beauty creator yang memiliki pengaruh besar di media sosial. 

Akun TikTok miliknya, @jumiatul_nurarifah, kini telah memiliki sekitar 4,8 juta followers, sedangkan akun Instagram @rffafaii_ telah diikuti lebih dari 1 juta followers.

Perjalanan Riffa di dunia digital dimulai sejak masa pandemi ketika ia aktif membuat konten slow motion (slomo) dan pargoy yang sempat viral.

Baca juga: Konten Kreator Nova Nayla Bongkar 10 Cara Cegah Anak Tantrum Saat Liburan Sekolah

Seiring berkembangnya pengalaman, ia kemudian dipercaya menjadi dancer dan talent dance challenge di salah satu management kreator, hingga pernah terlibat sebagai talent dalam sebuah proyek video klip. 

Memasuki 2023, Riffa mulai memperluas jenis kontennya dengan menghadirkan konten romantis bersama pasangan, beauty, serta vlog keseharian. 

Kini, sejak 2024 hingga sekarang, ia semakin dikenal sebagai kreator beauty, review skincare, dance, vlog lifestyle, sekaligus talent affiliator di salah satu agency.

Berbekal pengalaman tersebut, Riffa menilai bahwa membuat konten review skincare yang menarik tidak cukup hanya mengandalkan produk yang sedang viral.

Baca juga: Gandeng Konten Kreator Tampan Asal Turki, Dinar Candy Tegaskan Hanya Sebatas Rekan Kerja

Menurutnya, cara menyampaikan informasi, membangun kepercayaan, hingga memahami kebutuhan audiens menjadi faktor penting agar sebuah video memiliki peluang besar masuk FYP dan ditonton jutaan kali.

“Review skincare itu bukan sekadar menunjukkan produknya bagus atau tidak. Kita juga harus bisa memberikan informasi yang jujur dan bermanfaat supaya orang percaya dengan apa yang kita sampaikan,” ujar Riffa Faii.

Berikut tujuh trik membuat konten review skincare yang dibagikan Riffa Faii.

1. Buat Hook yang Kuat dalam Tiga Detik Pertama

Menurut Riffa, tiga detik pertama merupakan penentu utama apakah seseorang akan melanjutkan menonton video atau langsung menggulir ke konten berikutnya.

Oleh karena itu, kreator harus mampu mencuri perhatian sejak awal melalui kalimat yang memancing rasa penasaran atau visual yang langsung menunjukkan hasil penggunaan produk.

Misalnya dengan memperlihatkan kondisi kulit sebelum dan sesudah menggunakan skincare, atau membuka video dengan pertanyaan seperti, “Serum ini benar-benar bikin glowing atau cuma viral?” Cara tersebut dinilai lebih efektif dibanding pembukaan yang terlalu panjang.

“Kalau orang berhenti scrolling di tiga detik pertama, peluang video masuk FYP akan jauh lebih besar,” katanya.

2. Ceritakan Pengalaman Asli, Bukan Sekadar Membaca Klaim Produk

Kesalahan yang masih sering dilakukan kreator pemula adalah hanya menyampaikan informasi yang sudah tertulis pada kemasan produk. 

Padahal, audiens lebih tertarik mengetahui pengalaman nyata dari orang yang benar-benar menggunakan produk tersebut.

Riffa menyarankan untuk menjelaskan tekstur, aroma, sensasi ketika dipakai, hingga perubahan yang dirasakan setelah pemakaian beberapa hari atau beberapa minggu.

Semakin jujur pengalaman yang dibagikan, semakin tinggi pula tingkat kepercayaan penonton.

“Orang sekarang lebih suka review yang apa adanya. Kalau memang ada kekurangan produk, sampaikan dengan cara yang baik dan objektif,” ujarnya.

3. Gunakan Pencahayaan yang Menampilkan Kondisi Kulit Secara Jelas

Dalam konten beauty, visual menjadi faktor yang sangat menentukan. Karena itu, Riffa selalu menyarankan penggunaan pencahayaan yang cukup agar kondisi kulit terlihat jelas tanpa bantuan filter berlebihan.

Menurutnya, cahaya alami atau ring light akan membuat hasil review terlihat lebih meyakinkan. Penonton pun dapat melihat kondisi kulit secara nyata sehingga lebih mudah mempercayai hasil review yang disampaikan.

Selain pencahayaan, angle kamera juga perlu diperhatikan agar detail tekstur kulit dapat terlihat dengan baik.

4. Ikuti Tren, tetapi Tetap Punya Identitas

Mengikuti tren memang menjadi salah satu cara agar video memiliki peluang menjangkau lebih banyak pengguna. Namun, Riffa mengingatkan bahwa kreator juga harus memiliki ciri khas agar mudah dikenali.

Ia menyarankan untuk mengikuti audio viral, challenge, atau format video yang sedang populer, tetapi tetap mengemasnya dengan gaya berbicara, editing, atau konsep yang menjadi identitas masing-masing kreator.

“Kalau semua videonya sama seperti orang lain, penonton akan cepat lupa. Yang membuat mereka kembali adalah karakter kita,” jelasnya.

5. Bangun Kepercayaan Penonton, Jangan Hanya Mengejar Komisi

Menurut Riffa, inilah poin yang paling penting bagi seorang beauty creator, terutama yang juga menjadi affiliator.

Ia menegaskan bahwa kreator tidak seharusnya mempromosikan semua produk hanya demi mendapatkan komisi. Sebaliknya, pilihlah produk yang memang sudah dicoba dan benar-benar layak direkomendasikan.

Kepercayaan penonton merupakan aset terbesar seorang content creator. Sekali kepercayaan itu hilang, akan sulit untuk membangunnya kembali.

“Followers bukan sekadar angka. Mereka percaya dengan apa yang kita rekomendasikan. Karena itu, jangan pernah mengorbankan kepercayaan hanya demi keuntungan sesaat,” tegasnya.

6. Bangun Interaksi dengan Audiens

Riffa juga menyarankan agar kreator aktif membalas komentar, menjawab pertanyaan, dan membuat konten berdasarkan permintaan followers.

Interaksi seperti itu membuat penonton merasa dihargai sekaligus meningkatkan engagement, yang menjadi salah satu faktor penting dalam algoritma media sosial.

Tak jarang, ide konten berikutnya justru berasal dari pertanyaan-pertanyaan sederhana yang muncul di kolom komentar.

“Jangan hanya upload lalu ditinggal. Balas komentar dan dengarkan apa yang diinginkan penonton. Mereka sering memberi ide konten yang bagus,” katanya.

7. Konsisten Upload dan Terus Belajar

Bagi Riffa, tidak ada jalan pintas untuk menjadi kreator sukses. Konsistensi menjadi kunci utama agar algoritma mengenali akun sekaligus membangun loyalitas penonton.

Ia menyarankan kreator untuk memiliki jadwal unggahan yang rutin, terus mempelajari perkembangan tren, serta mengevaluasi performa setiap konten agar kualitas video semakin meningkat.

Menurutnya, kreator tidak perlu berkecil hati jika video pertama belum mendapatkan banyak penonton. Yang terpenting adalah terus belajar dan memperbaiki kualitas konten dari waktu ke waktu.

“Jangan menyerah hanya karena satu atau dua video sepi. Semua kreator besar juga memulai dari nol. Yang membedakan adalah siapa yang mau terus konsisten dan belajar,” tutur Riffa.

Dengan pengalaman membangun karier digital dari konten slomo saat pandemi hingga kini dikenal sebagai beauty creator dengan jutaan pengikut, Riffa Faii membuktikan bahwa konten review skincare yang sukses bukan hanya soal produk yang dipakai, tetapi juga tentang kejujuran, kreativitas, dan konsistensi.

Ketiga hal tersebut menjadi modal utama bagi siapa saja yang ingin membangun karier sebagai beauty creator di era digital saat ini.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.