Kekeringan Meluas di Banjaranyar, BPBD Ciamis Salurkan Air Bersih untuk 171 KK
Dedy Herdiana July 09, 2026 05:35 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Sebanyak 171 kepala keluarga (KK) atau sekitar 513 jiwa di Dusun Cibeureum, Desa Cibadak, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mulai mengalami kesulitan air bersih akibat musim kemarau.

Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak, Kamis (9/7/2026).

Bantuan diberikan setelah Pemerintah Desa Cibadak mengajukan permohonan resmi kepada BPBD Ciamis menyusul mengeringnya sejumlah sumur milik warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengatakan pihaknya segera melakukan asesmen begitu menerima laporan dari pemerintah desa.

"Kami telah menerima surat permohonan bantuan air bersih dari Desa Cibadak. BPBD langsung melakukan asesmen lapangan dan menyiapkan pendistribusian air bersih sesuai kebutuhan masyarakat. Kami berupaya agar kebutuhan air bersih warga dapat segera terpenuhi selama musim kemarau berlangsung," ujar Ani.

Baca juga: Ciamis Siaga Kekeringan dan Karhutla, Camat hingga Kades Diminta Jangan Tunggu Warga Krisis Air

Berdasarkan data yang diterima BPBD, kekeringan melanda lima RT di Dusun Cibeureum, yakni RT 27 RW 07 sebanyak 50 KK atau 150 jiwa, RT 28 RW 07 sebanyak 28 KK atau 84 jiwa, RT 29 RW 07 sebanyak 40 KK atau 120 jiwa, RT 31 RW 07 sebanyak 25 KK atau 75 jiwa, serta RT 37 RW 08 sebanyak 28 KK atau 84 jiwa.

Secara keseluruhan terdapat 171 KK atau sekitar 513 jiwa yang membutuhkan pasokan air bersih.

Ani mengatakan dampak musim kemarau mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis, terutama daerah yang mengandalkan sumur gali dan mata air dengan debit terbatas.

Karena itu, BPBD meminta pemerintah desa untuk terus memantau perkembangan kondisi di lapangan.

"Kami mengimbau pemerintah desa agar segera melaporkan apabila ada wilayah lain yang mengalami kekeringan. Dengan begitu penanganan bisa dilakukan lebih cepat sehingga masyarakat tidak terlalu lama mengalami kesulitan air bersih," katanya.

Selain mendistribusikan bantuan air bersih, BPBD Ciamis juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak selama musim kemarau dan menjaga sumber-sumber air yang masih tersedia.

Pemerintah daerah, lanjut Ani, terus berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait agar penyaluran bantuan air bersih berjalan lancar dan tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.