BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Suasana duka menyelimuti ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Medika Stania Sungailiat, Kabupaten Bangka, Kamis (9/7/2026) sore.
Isak tangis keluarga pecah setelah empat orang korban tenggelam di Pantai Matras dievakuasi ke rumah sakit.
Peristiwa nahas yang menimpa empat orang korban ini sempat memicu ketegangan.
Tim gabungan mengevakuasi keempat korban dari lokasi kejadian.
Tiga orang di antaranya merupakan anak-anak, dua laki-laki dan satu perempuan dinyatakan selamat.
Mereka saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Medika Stania Sungailiat untuk pemulihan kondisi.
Namun, nasib tragis menimpa satu korban laki-laki dewasa, yang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden.
Suasana di ruang IGD mendadak histeris, saat keluarga korban tidak mampu membendung kesedihan atas kepergian mendiang.
Seorang wanita yang berada di lokasi kejadian terdengar meratap pilu di samping jenazah korban.
"Bapak jangan tinggalkan kami, saya ini sendiri, seperti mimpi," ucapnya diiringi tangisan histeris.
Sebelumnya, suasana di kawasan wisata Pantai Matras, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mendadak geger pada Kamis (9/7/2026) sore.
Hal itu terjadi setelah beredar informasi mengenai adanya pengunjung yang tenggelam saat sedang beraktivitas di area pantai.
Kabar tersebut menyebar melalui sejumlah video amatir yang beredar di grup WhatsApp.
Dalam rekaman tersebut, terlihat warga dan pengunjung lainnya berupaya melakukan pertolongan serta mengevakuasi korban dari kawasan pantai.
Suasana dalam video tampak mencekam. Sejumlah warga terlihat panik saat korban yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dibawa ke daratan.
"Yang baru diselamatin lah (sudah) ninggal," ucap seorang wanita dalam rekaman video yang beredar.
Warga dan pengunjung lain di lokasi tampak panik saat memberikan pertolongan kepada korban yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti kronologis kejadian.
(Bangkapos.com/Adi Saputra)