SRIPOKU.COM – Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, S.H., M.H., menjagokan Timnas Prancis sebagai kandidat terkuat untuk meraih gelar juara Piala Dunia 2026. Menurutnya, The Blues memiliki kedalaman skuad yang sangat mumpuni dibandingkan tim peserta lainnya.
Firdaus yang juga Ketua KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) PALI menilai kekuatan utama Prancis terletak pada stok pemain berkualitas yang berlapis di setiap lini.
Meski kehilangan satu pemain bintang, tim asuhan Didier Deschamps dinilai tetap mampu tampil kompetitif karena memiliki pelapis dengan kualitas setara.
"Saya menjagokan Prancis. Kedalaman skuad paling ngeri itu. Stok pemainnya berlapis-lapis. Misalnya absen satu bintang, masih ada pengganti pemain yang levelnya sama," ujar Firdaus Hasbullah kepada Sripoku.com, Kamis (9/7/2026).
Dewan Pertimbangan DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan itu kemudian membeberkan deretan pemain bintang yang dimiliki Prancis.
Di lini depan terdapat Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Marcus Thuram, Bradley Barcola, dan Randal Kolo Muani. Sementara sektor tengah diperkuat Aurelien Tchouameni serta Eduardo Camavinga.
Adapun lini pertahanan dihuni William Saliba, Dayot Upamecano, dan Theo Hernandez, sedangkan posisi penjaga gawang dipercayakan kepada Mike Maignan.
Menurut politisi yang akrab disapa Bung FH tersebut, keberhasilan Prancis menjaga regenerasi pemain menjadi salah satu faktor utama yang membuat mereka tetap konsisten berada di level tertinggi sepak bola dunia.
"Pemainnya berpengalaman di laga besar. Regenerasinya jalan terus. Pemain muda Prancis itu tidak habis-habis. Sistem akademi mereka top. Ada pemain senior pensiun, langsung ready. Tidak ada lubang," katanya.
Firdaus juga menyoroti prestasi Prancis dalam beberapa turnamen besar. Les Bleus sukses menjadi juara Piala Dunia 2018, runner-up Piala Dunia 2022, serta runner-up Piala Eropa 2016.
Ia optimistis pengalaman tersebut menjadi modal penting menghadapi fase gugur Piala Dunia 2026.
"Kita optimis karena mental mereka itu teruji, tidak demam panggung. Sudah fase gugur, Didier Deschamps pelatih spesialis turnamen," ujarnya.
Selain mental bertanding, Firdaus menilai Prancis memiliki gaya bermain yang komplet.
"Ciri khas Prancis itu larinya kencang, kuat duel udara, tapi teknik juga bagus. Mau main possession bisa. Counter attack juga bisa. Lawan tim bertahan rapat mereka punya pemain yang bisa melewati lawan. Counter mereka mematikan," jelasnya.
Firdaus bahkan memprediksi Prancis berpeluang bertemu Argentina apabila mampu melangkah hingga partai puncak.
• Pelatih Anyar Sumsel United Mohammad Nasuha: Ini Tantangan Baru dan Motivasi Besar
Ia mengaku hampir tidak pernah melewatkan pertandingan Piala Dunia 2026, meski harus menyesuaikan dengan jadwal aktivitasnya.
"Selama Piala Dunia 2026 ini banyak nonton di rumah. Kalau pertandingan pagi nonton di kantor sambil jalan. Terkadang ketemu jadwal jam 03.00 WIB, jam 08.00," pungkasnya.
Pada babak perempat final Piala Dunia 2026, Prancis dijadwalkan menghadapi Maroko pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.00 WIB di Stadion Boston, Amerika Serikat.