Diduga Rem Blong, Truk Fuso Picu Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di Simpang Blabak Magelang
Joko Widiyarso July 09, 2026 08:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan terjadi di Simpang Empat Blabak, Jalan Magelang–Yogyakarta, tepatnya di depan Balai Desa Mungkid, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Polisi menduga insiden tersebut dipicu truk Fuso yang mengalami gangguan pada sistem pengereman saat mendekati antrean kendaraan di lampu lalu lintas.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang, Iptu Ricky S. Hartono, mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal, seluruh kendaraan sedang berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah ketika truk Fuso datang dari arah Magelang menuju Yogyakarta.

"Pada pukul 12.30 WIB terjadi kecelakaan lalu lintas di Simpang Empat Blabak. Saat lampu lalu lintas menyala merah, beberapa kendaraan berhenti. Dari arah belakang datang sebuah truk yang tidak dapat mengerem sehingga menabrak kendaraan yang berada di depannya," ujar Iptu Ricky.

Truk Fuso bernomor polisi H 8056 ME diduga menghantam Honda Mobilio B 2586 FYM yang berada paling belakang dalam antrean. Benturan keras itu kemudian memicu tabrakan beruntun hingga melibatkan lima kendaraan lainnya.

Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yakni Daihatsu Luxio B 1820 VKN, Suzuki Carry AA 1913 NT, Mitsubishi Colt Pick Up AB 8137 NH, truk bak AB 8144 AK, Honda Mobilio B 2586 FYM, serta truk Fuso H 8056 ME.

Menurut Iptu Ricky, dugaan awal penyebab kecelakaan mengarah pada gangguan sistem pengereman truk. Namun, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

"Dugaan sementara berasal dari keterangan pengemudi truk terkait rem yang belum berfungsi sebagaimana mestinya. Namun penyebab pastinya masih kami dalami melalui proses penyelidikan," katanya.

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang mengalami luka pada bagian kaki dan langsung dievakuasi ke RSUD Merah Putih Kabupaten Magelang untuk mendapatkan penanganan medis. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Usai menerima laporan, petugas Satlantas Polresta Magelang segera melakukan olah TKP, mengevakuasi kendaraan yang terlibat, serta mengatur arus lalu lintas. Untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalur nasional Magelang–Yogyakarta, polisi menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem contraflow selama sekitar satu jam.

"Kami memberlakukan contraflow kurang lebih satu jam agar arus lalu lintas tetap berjalan selama proses evakuasi kendaraan dan olah TKP berlangsung," jelas Iptu Ricky.

Saat ini seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polresta Magelang sebagai barang bukti. Polisi juga masih meminta keterangan dari para pengemudi dan saksi untuk mengungkap secara pasti penyebab kecelakaan.

Satlantas Polresta Magelang mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang, agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama sistem pengereman.

"Pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum digunakan. Pemeriksaan rem, ban, dan komponen keselamatan lainnya sangat penting untuk mencegah kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," tegas Iptu Ricky.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.