Tantangan Rian dengan Partner Baru saat Anak Buah Herry IP Bongkar Pasang Ganda Putra
Delia Mustikasari July 09, 2026 09:33 PM

DELIA MUSTIKASARI/BOLASPORT.COM
Pasangan ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, di pelatnas Cipayung, Jakarta, Rabu (8/7/2026).

BOLASPORT.COM - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto, kembali mendapat partner baru setelah sebelumnya berpasangan dengan Rahmat Hidayat.

Rian akan bertandem dengan Daniel Edgar Marvino yang lebih junior dari Rahmat. Rian/Daniel rencananya tampil pada Taipei Open 2026, 28 Juli-2 Agustus.

"Kemarin diinstruksikan oleh pelatih karena memang pada beberapa pertandingan terakhir sama Rahmat hasilnya kurang baik. Jadi diberi opsi dari pelatih untuk mencoba bermain dengan Daniel," kata Rian kepada media, termasuk BolaSport.com di pelatnas Cipayung, Jakarta.

Daniel saat ini berusia 22 tahun atau setahun lebih muda dari Rahmat.

"Butuh adaptasi karena Daniel belum pernah merasakan bermain pada turnamen Super 500, Super 1000 sehingga butuh pengalaman dan banyak jam terbang lagi di pertandingan level atas," aku Rian.

"Selain itu, adaptasinya tidak ada kesulitan karena di latihan sudah sering partneran juga. Dari pratama sering naik untuk sparring."

"Pastinya untuk pertandingan ke depan, di level 300 pastinya tidak akan mudah ya karena banyak pemain top yang main disitu."

"Apalagi ganda Malaysia ada yang pisah pasangan dan dicoba bermain di Taipei juga. Ya tidak mudah juga."

Ganda putra Malaysia di bawah asuhan Herry Iman Pierngadi mengalami perombakan pasangan menjelang Olimpiade Los Angeles 2028.

Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang berperingkat ketiga dunia dipecah. Chia akan bertandem dengan Aaron Tai, sedangkan Soh dengan Man Wei Chong.

Rian yang pernah menempati ranking 1 dunia bersama Fajar Alfian menuturkan target yang diberikan pelatih, Antonius Budi Ariantho.

"Target dari pelatih sebisa mungkin bisa bermain di turnamen Super 500 ke atas. Harus mengejar lagi poinnya. Dari bawah kami harus bermain lebih baik juga," ucap Rian.

"Persaingan sektor ganda putra tidak akan mudah, apalagi kondisinya ganda putra sekarang ada 4 pasang dan hasilnya baik semua," kata Rian.

"Jadi, tidak menutup mungkin ke depan ada yang ganti pasangan lagi saya rasa tidak ada karena proyeksinya semua ke Olimpiade."

"Sudah dekat ke Olimpiade mereka semua fokusnya ke Olimpiade. Untuk saya sendiri pastinya berusaha, apalagi sekarang diberi kesempatan untuk menaikan junior juga (Daniel). Jadi, dikasih kesempatan pelatih, saya coba memaksimalkan."

"Saya tidak dalam posisi race to Olympic. Saya rasa untuk Olimpiade 2 tahun lagi masih belum karena poin masih jauh. Selama dua tahun ini bagaimana bisa cepat."

"Fokus menaikkan peringkat sendiri. Yang penting jadikan motivasi karena yang lain sudah di leval 500 ke atas."

"Jadi, saya dengan partner baru harus cepat bagaimana caranya bisa naik ke level atas."

Sementara itu, Daniel Edgar mengaku senang mendapat kesempatan berpartner dengan Rian.

"Pengalaman mas Rian luar biasa, sudah sering bermain di level atas. Jadi, saya harus bisa mengimbanginya," ujar Daniel.

"Soal status lebih senior, tidak terlalu ya justru malah senang bisa berpasangan dengan Mas Rian yang levelnya di atas."

Menjelang debut pada Taipei Open 2026, Daniel mengaku merasakan tekanan.

"Kalau tekanan pasti ada, tetapi saya harus bisa melawan itu agar bisa membuktikan diri," ucap Daniel.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.