TRIBUNNEWS.COM - Daftar 32 pemain sementara Persebaya untuk musim 2026/2027 kompetisi Super League, yang terdiri dari delapan pilar asing dan 24 talenta lokal.
Lima dari delapan pilar asing Persebaya adalah pemain baru. Mereka adalah Yuran Fernandes, Diogo Ramalho, Miguel Pereira, Alex Martins, dan Yann Mabella.
Tiga pilar lainnya adalah Francisco Rivera, Jefferson Silva, dan Risto Mitrevski yang dipertahankan dari musim sebelumnya.
Dari nama-nama di atas telah terbentuk pilar-pilar penting Persebaya yang akan mengisi bek tengah, bek sayap, gelandang, hingga lini serang.
Satu nama yang mencolok adalah Alex Martins dan Yuran Fernandes yang sudah tidak asing lagi dengan kompetisi sepak bola Indonesia.
Alex Martins telah tampil konsisten dalam tiga musim terakhir dengan Dewa United yang menghasilkan 67 gol.
Penyerang asal Brasil tersebut rata-rata menghasilkan 20 gol dalam satu musim.
Sementara Yuran Fernandes adalah mantan anak asuh Bernardo Tavarez saat menjuarai Liga 1 musim 2022/2023 di PSM Makassar.
Yuran adalah tembok kukuh bagi pertahanan PSM kala itu.
Sementara talenta lokal yang didatangkan Persebaya adalah Ricky Pratama, Dicky Kurniawan, Syahrul Lasinari, Yusuf Meilana, Ramadhan Sananta, dan Reza Arya.
Kedatangan Reza Arya cukup mengejutkan Persebaya masih memiliki Ernando Eri di bawah mistar gawang.
Kedua penjaga gawang tersebut berlabel Timnas Indonesia, dan akan bersaing sehat demi mendapatkan tempat di skuad utama.
Pada musim sebelumnya, Ernando mendapat persaingan serius dari Andhika Ramadhani, dan kini ia harus berhadapan dengan Reza Arya yang tampil menjanjikan saat berada di bawah asuhan Bernardo Tavarez.
Saat PSM juara, Reza Arya menjadi salah satu pilar yang tak tergantikan dalam 34 pertandingan. Dia hanya kebobolan 28 gol, dan mengemas 14 cleansheet. Tercatat sebagai salah satu rasio nirbobol tertinggi di Liga 1.
Hal itu akan menarik dinantikan, apakah Bernardo Tavarez akan kembali mengandalkan kepiawaian Reza Arya atau dengan Ernando Ari yang dalam beberapa musim terakhir menjadi andalan Persebaya dan Timnas Indonesia.
Direktur Persebaya, Candra Wahyudi mengungkapkan saat Media Day di Gelora Bung Tomo, Surabaya pada rabu (8/7) kemarin, bahwa para pemain yang didatangkan klub saat ini berdasarkan kebutuhan tim dan filosofi pelatih.
Ditambah juga dengan data performa dari tim analisis serta pertimbangan dari tim medis.
Pada kesempatan di atas, klub membeberkan ke publik terkait alat-alat measurement dari VALD Performance yang digunakan untuk membedah kondisi fisik pemain.
"Kami ingin memberikan akses yang lebih luar agar publik bisa melihat langsung bagaimana kesiapan tim menyambut musim baru," ucap Candra dikutip dari situs resmi klub.
Persebaya juga memiliki pelatih fisik yang baru, dia adalah Diogo Andre Botelho de Carvalho.
Menurut Diogo Andre, pada saat ini di era sepak bola modern, perkembangan sebuah klub itu tidak ditentukan hanya dengan kualitas pemain yang mereka miliki, tetapi juga sistem yang mendukung mereka.
"Sepak bola modern tidak hanya ditentukan kualitas pemain, tetapi juga kualitas sistem yang mendukung," kata Diogo.
"Karena itu, kami memulai latihan fisik lebih awal dan terus memperkuat sports science," sambungnya.
Salah satu langkah yang diwujudkan Persebaya melalui kolaborasi dengan Mayapada Hospital.
Kolaborasi itu nantinya akan mendapatkan pendampingan dari dokter spesialis olahraga secara komprehensif bagi seluruh pemain.
Mulai dari pemantauan kesehatan, pencegahan cedera, proses pemulihan, hingga peningkatan performa dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
Jelang musim kompetisi 2026/2027 yang rencananya akan dimulai pada September mendatang, Persebaya akan andil di Piala Presiden 2027 dan uji coba melawan PSIS Semarang pada 19 Juli dalam rangka Anniversary Game.
Berikut skuad sementara Persebaya hingga Kamis, 9 Juli 2026:
Penjaga Gawang
Bek
Gelandang
Penyerang
(Tribunnews.com/Sina)