Grid.ID – Di tengah isu miring mengenai penelantaran istri, Vicky Prasetyo akhirnya membongkar fakta mengejutkan terkait hubungan rumah tangganya dengan Fista Angela alias Fangfang. Tak hanya mengakui telah menikah secara siri, Vicky juga mengungkap bagaimana awal mula keduanya menjalin kedekatan.
Melalui kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, Vicky mengklaim bahwa perkenalan mereka bukan dimulai dari dirinya, melainkan dari pihak Fangfang. Hal itu dibuktikan dengan bukti pesan singkat melalui fitur Direct Message (DM) di media sosial.
"Awal kenal itu adalah dia (Fangfang) yang DM duluan. Ini kami sampaikan berdasarkan alat bukti yang kami miliki dan keterangan langsung dari Vicky," ujar Sunan Kalijaga dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (9/7/2026).
Sunan menceritakan bahwa komunikasi tersebut berlanjut hingga Fangfang menyusul Vicky saat sang artis sedang berada di Jawa Tengah.
"Fangfang menemui Vicky, dia dari Pati menuju ke Semarang untuk bertemu klien kami," lanjutnya.
Pernikahan Siri di Bulan Suci Hubungan yang berawal dari media sosial itu pun berakhir di pelaminan siri. Vicky Prasetyo mengakui telah menghalalkan hubungannya dengan Fista Angela pada bulan suci Ramadan lalu. Prosesi pernikahan tersebut digelar secara sederhana di wilayah Kudus, Jawa Tengah.
"Kami sudah menikah secara agama atau siri pada bulan Ramadan kemarin di Kudus. Pernikahan itu juga dihadiri oleh kedua orang tua dari Fangfang," ungkap Vicky Prasetyo melalui sambungan video call di hadapan awak media.
Vicky juga menepis kabar penelantaran dengan menunjukkan bukti transfer nafkah, bahkan mengklaim telah menyiapkan biaya persalinan sebesar Rp50 juta di sebuah rumah sakit di Semarang agar sang istri mendapatkan fasilitas terbaik.
Pihak Fangfang Sebut Harus 'Mengemis' Nafkah
Namun, pernyataan pihak Vicky Prasetyo berbanding terbalik dengan pengakuan Fista Angela alias Fangfang sebelumnya. Dalam kemunculannya di media, Fangfang justru merasa dirinya diabaikan oleh Sang Gladiator sejak usia kandungannya semakin tua.
Fangfang mengklaim bahwa komunikasi dengan Vicky tidak berjalan selancar yang disebutkan. Ia mengaku kerap kesulitan menghubungi Vicky hingga harus "mengemis" agar dikirimkan nafkah untuk biaya hidup sehari-hari dan kebutuhan calon bayi mereka.
"Setiap saya minta nafkah, saya merasa seperti harus mengemis dulu baru dikasih. Kadang dikasih pun lewat dari waktu yang dijanjikan," ujar Fangfang.
Selain itu, Fangfang menyebut bahwa dirinya kini tinggal di sebuah kos-kosan di daerah Pati bersama anak-anak dari pernikahan sebelumnya. Ia merasa janji-janji manis yang diucapkan Vicky di awal pernikahan tidak terealisasi, terutama saat ia sangat membutuhkan dukungan moral dan finansial di masa hamil tua ini.
Kini, kedua belah pihak saling klaim mengenai kebenaran nafkah dan perhatian tersebut. Pihak Vicky Prasetyo sendiri menyatakan siap menempuh jalur hukum jika tuduhan penelantaran tersebut terbukti hanya sebagai fitnah yang ditunggangi oknum tertentu.