TRIBUNNEWS.COM - Laga babak 8 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol vs Belgia, Sabtu (11/7/2026) layak dianggap sebagai bentrokan generasi emas La Furia Roja kontra generasi sisa kejayaan The Reds Devils.
Bagaimana tidak, Spanyol yang datang ke Piala Dunia 2026 dengan skuad muda potensialnya, terus membuktikan diri sebagai calon favorit juara.
Sementara, Belgia juga mampu membuktikan kepada dunia bahwa generasi mereka belum sepenuhnya habis.
Kini, baik Spanyol dan Belgia akan saling bertemu di babak 8 besar, untuk memperebutkan tiket lolos ke semifinal Piala Dunia 2026.
Merujuk pada jadwal Piala Dunia 2026, laga Spanyol vs Belgia akan dihelat di Los Angeles Stadium kick-off jam 02.00 WIB, dinihari nanti.
Baca juga: Soliditas Pertahanan Spanyol, Fondasi Menuju Gelar Juara Piala Dunia 2026
Konten kreator bola @analiskampungsebelah, Hamid Anwar pun tak menyangkal jika bentrokan generasi baru Spanyol kontra generasi sisa kejayaan Belgia memang melekat dalam laga ini.
"Jadi Spanyol tuh memang punya generasi baru yang sudah terlihat ketika mereka juara Euro 2024," kata Hamid Anwar dalam diskusi SUPER TAKTIK yang bertema "Prediksi 8 Besar Piala Dunia 2026, Menghapus Label Favorit & Kejutan" di kantor Tribunnews Solo, Colomadu, Karanganyar.
"Itu menandai era generasi tim ini setelah Xavi dan Iniesta,"
"Dan betul ketika melihat generasi sisa kejayaan Belgia, tentu ini akan terlihat sangat jelas, karena Belgia dengan beberapa pemain gaeknya, pertanyaannya apakah bisa meladeni gaya permainan Spanyol yang dihuni banyak pemain muda dan skuad juara Euro 2026," tambahnya.
"Ketika laga Spanyol vs Belgia berlangsung, pasti akan banyak perbedaannya nanti, kita tunggu saja," tambahnya.
Soal tajuk laga yang mempertaruhkan generasi baru Spanyol dengan generasi sisa kejayaan Belgia, memang tidak salah.
Karena jika melihat skuad yang dibawa Luis De La Fuente selaku pelatih, Spanyol memang banyak dihuni pemain muda yang potensial.
Yang paling mencolok jelas ialah Lamine Yamal, sosok bintang muda berusia 18 tahun yang telah punya peran menggendong Spanyol.
Ada pula beberapa pemain kunci lain yang usianya masih tergolong muda dan menuju era keemasannya.
Sebut saja Joan Garcia (25), Pau Cubarsi (19), Pedri (23), Nico Williams (23), Alex Baena (24) hingga Yeremy Pino (23).
Disisi lain, pemain berpengalaman yang dimiliki Spanyol juga cukup oke perannya dalam menentukannya jalannya pertandingan.
Contohnya Rodri selaku kapten dan jenderal lapangan tengah, hingga Mikel Merino sebagai pahlawan utama Spanyol di babak 16 besar, saat menyingkirkan Portugal.
Belum lagi Mikel Oyarzabal (29), Unai Simon (29), hingga Aymeric Laporte (32) yang punya peran kunci menggenjot mental La Furia Roja.
Melihat kombinasi elit skuad Spanyol yang dihuni banyak pemain muda potensial dengan pemain berpengalaman, membuat tim ini sangat menjanjikan.
Berbekal label juara Euro 2024, Spanyol tentu ingin menorehkan prestasi sebaik mungkin di Piala Dunia 2026, termasuk membawa pulang gelar.
Setelah melewati lima laga di Piala Dunia 2026 yang terdiri dari babak penyisihan grup (3), 32 besar (1) dan 16 besar (1), performa Spanyol sangat solid dan seimbang.
Hal itu dibuktikan dengan catatan lima laga tidak pernah kebobolan yang dirasakan Spanyol di turnamen ini.
Kualitas elit pertahanan Spanyol itulah yang bakal diuji oleh Belgia yang sedang berjuang membangun generasi baru lagi.
Keberhasilan Belgia lolos sampai 8 besar setelah pada edisi sebelumnya tersingkir di fase grup, jelas menjadi sinyal bahwa Belgia belum habis.
Di bawah komando pelatih Rudi Garcia, Belgia seakan mengirimkan pesan bahwa timnya masih potensi untuk mengejutkan.
Rentetan kemenangan telak di Piala Dunia 2026, mulai dari melawan Selandia Baru (1-5), Senegal (3-2) dan terakhir Amerika Serikat (4-1) seakan menjadi bukti bahwa Belgia masih punya harga diri dan kualitas untuk menyakiti lawan-lawannya.
Keberadaan pemain seperti Thibaut Courtois, Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku sebagai tiga personel sisa kejayaan Belgia pada beberapa tahun lalu, tentu masih terasa vital bagi tim ini, terutama di bawah tekanan besar turnamen Piala Dunia.
Kini, kekuatan baru Belgia akan diuji lagi oleh Spanyol yang diketahui menjadi salah satu favorit juara di Piala Dunia edisi kali ini.
Layak dinanti seperti apa pertarungan dua tim berbeda generasi ini dalam laga yang memperebutkan tiket lolos ke semifinal?
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)