Atletico Madrid Samai Harga €50 Juta untuk Mason Greenwood, namun Fenerbahce Tetap Jadi Kandidat Terkuat Sementara Marseille Tunggu Keputusan Transfer Pekan Ini
Hendra Wijaya July 10, 2026 04:52 AM

Mason Greenwood tampaknya sedang memasuki jam-jam terakhirnya di Olympique Marseille ketika perebutan transfer berisiko tinggi ini mendekati titik akhir. Meskipun sang penyerang telah kembali menjalani latihan pramusim minggu ini, negosiasi semakin intensif dengan dua raksasa Eropa yang bersaing ketat untuk mendapatkan tanda tangannya.

Atletico Madrid ikut dalam persaingan

Atletico Madrid meningkatkan upaya mereka untuk merekrut Greenwood dengan menyamai valuasi yang ditetapkan oleh Marseille. Klub asal Spanyol itu mengajukan tawaran senilai €45 juta ditambah bonus tambahan sebesar €5 juta, sesuai dengan ekspektasi finansial klub Ligue 1 tersebut, menurut laporan dari L'Équipe. Namun, kesepakatan ini tetap rumit karena adanya komisi agen dan klausul penjualan kembali yang telah disepakati sebelumnya antara Greenwood dan Marseille untuk menyesuaikan ekspektasi gajinya saat tiba di Prancis.

Meski Atletico, yang dijuluki Los Colchoneros, telah menanggung beban finansial yang besar, struktur kesepakatan ini masih menjadi perhatian. Marseille sangat ingin memastikan keuntungan bersih setinggi mungkin. Meskipun nilai total tawaran tersebut cukup besar, potongan biaya untuk pihak perantara membuat klub masih mempertimbangkan apakah tawaran dari Atletico lebih baik daripada tawaran lain yang sedang mereka terima.

Fenerbahce masih di posisi terdepan

Fenerbahce muncul sebagai kandidat terkuat dalam perburuan tanda tangan Greenwood, meskipun tawaran dasar mereka sedikit lebih rendah, yakni €40 juta ditambah bonus. Yang krusial, proposal dari klub Turki tersebut tidak mencakup komisi agen, dan perwakilan Greenwood disebut telah sepakat untuk melepaskan persentase mereka dari biaya transfer dengan imbalan kontrak empat tahun. Hal ini membuat keuntungan bersih bagi Marseille berpotensi lebih menarik dibandingkan tawaran dengan nilai nominal lebih tinggi dari Atletico.

Pimpinan baru Fenerbahce menjadikan pemain berusia 24 tahun itu sebagai prioritas utama pada bursa transfer musim panas ini. Mereka sangat meyakinkan, bahkan melibatkan pengacara Greenwood, Martin Budworth, yang dikabarkan menjadi pendukung kuat kepindahan sang pemain ke Istanbul. Laporan dari tempat latihan menyebutkan bahwa meskipun Greenwood awalnya tertarik dengan prestise Atletico, besarnya tawaran dari klub Turki tersebut mulai mempengaruhi keputusannya.

Waktu keputusan di Marseille semakin dekat

Semua pihak kini mendorong agar keputusan akhir diambil dalam 24 hingga 48 jam ke depan. Suasana di Istanbul sudah memanas, dengan spekulasi di media sosial mencapai puncaknya setelah tim bola basket klub tersebut memposting teaser untuk perekrutan pemain lain yang sempat disalahartikan sebagai pengumuman Greenwood. Ada perasaan bahwa raksasa Turki itu harus berhasil mendatangkan pemain asal Inggris tersebut atau menghadapi reaksi keras dari para penggemar yang menantikan kedatangan bintang besar.

L'Équipe mengutip sumber yang dekat dengan negosiasi, yang menyebutkan bahwa saat ini momentum berada di pihak klub Super Lig tersebut. “Semua pihak ingin keputusan diambil pada Kamis ini,” ungkap sumber tersebut. “Saat ini condong ke arah Fener…”

Manchester United dan Getafe menunggu bagian mereka

Setiap kesepakatan akhir akan berdampak besar bagi Manchester United, yang memiliki klausul 40% dari hasil penjualan kembali ketika Greenwood pindah ke Stade Vélodrome. Marseille dikabarkan telah berusaha selama beberapa minggu terakhir untuk menegosiasikan ulang angka tersebut menjadi 30% atau 35% agar dapat mempertahankan lebih banyak keuntungan, meskipun belum jelas apakah United atau INEOS bersedia menurunkan persentase itu di tahap akhir proses ini.

Selain itu, Getafe juga berhak atas sebagian hasil penjualan sebagai kompensasi atas peran mereka dalam membantu pemulihan karier Greenwood selama musim 2023-24. “Sudah terlalu terlambat untuk menegosiasikan ulang dengan Manchester,” ujar salah satu eksekutif Marseille pada pertengahan Mei. “Seharusnya pembicaraan dimulai sebelum OM berada dalam situasi keuangan yang memaksanya menjual secara mendesak.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.