Jatim Terpopuler: Kecelakaan Motor dan Mobil di Ponorogo Hingga Pelantikan 41 ASN Bondowoso
Torik Aqua July 10, 2026 07:14 AM

 

Di antaranya ada kecelakaan motor dan mobil di Ponorogo.

Selanjutnya kebakaran kandang sapi di Lamongan.

Hingga pelantikan 41 ASN Pemkab Bondowoso isi jabatan strategis.

Berikut selengkapnya:

Kecelakaan maut dua motor dan satu mobil

Kecelakaan maut tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Ponorogo-Madiun km. 8-9 tepatnya pertigaan masuk Dukuh Tenggang termasuk Desa Babadan Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo, Jatim, Kamis (9/7/2026) dini hari pukul 00.30 wib.

Dilaporkan dalam kecelakaan maut yang melibatkan 2 sepeda motor dan 1 mobil, dilaporkan satu orang meninggal dunia di lokasi.

“Satu korban meninggal dunia atas nama Kadeni. Saat berkendaraan memang tidak menggunakan helm,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Abdul Kholik, Kamis (9/7/2026).

Dia menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah tkp. Dari hasil olah tkp, awalnya Kadeni mengendarai kendaraan Yamaha Jupiter berplat nomor AE 4883 UA.

Saat itu warga Desa Sedah, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jatim berjalan dari arah selatan atau Ponorogo menuju utara atau Madiun.

Saat di lokasi, Kadeni berniat belok ke kanan atau arah timur. Namun nahasnya dari arah utara atau Madiun ada sepeda motor Kawasaki Ninja dengan nomor polisi KT-6847-KG dikemudikan Khusnul Alif Hadi Setiawan.

Kadeni yang mengendarai Yamaha Jupiter ditabrak samping Khusnul yang mengendarai Kawasaki Ninja.

Kadeni jatuh dibadan jalan sebelah timur. Tidak sampai disitu, nahasnya dari arah utara adda kendaraan Toyota Avanza dengan nomor polisi L-1908-EW dikemudikan Muhammad Ilham El Azka. 

Baca juga: 3 Tahun Kakek Nurman Lebarkan Jalan Desa Sendirian Pakai Dana Pribadi dan Donasi, Cegah Kecelakaan

Kendaraan Toyota Avanza dikendalikan Muhammad Ilham El Azka berjalan ke kanan masuk ke sawah yang berada di barat jalan.

“Jadi Kadeni itu habis ditabrak samping lalu terjatuh kemudian ditabrak mobil. Kadeni meninggal dunia di lokasi, mengalami  luka kepala kanan robek, tangan kanan dan kiri lecet, kaki kiri patah tulang terbuka, kaki kanan lecet, Meninggal Dunia di TKP,” terangnya.

Sedangkan Khusnul pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja mengalami luka jari telunjuk tangan kiri patah, tangan kanan lecet, kondisi sadar.

“Untuk yang sopir mobil tidak mengalami luka. Semua kendaraan sudah kami amankan ke kantor unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo,” tegasnya.

Mantan Kanit Gakkum Satlantas Polres Pacitan ini mengatakan untuk penyebab utamanya masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk pengendara sepeda motor Ninja Kawasaki dan Toyota Avanza kami amankan terlebih dahulu. Untuk kami mintai keterangan,” pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com

Kandang sapi kebakaran di Lamongan

Sebuah kandang sapi di Dusun Garas, Desa Bronjong, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, dilanda kebakaran, Rabu (8/7/2026) malam.

Kejadian ini mengakibatkan dua ekor sapi mati terpanggang dan bangunan kandang mengalami kerusakan dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp60 juta.

Baca juga: Agus Priyono ASN Dinas PMD Gresik Ikut Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus SK ASN Palsu di Gresik

Korban diketahui bernama Muhammad Nur Arifin (32), warga Desa Bronjong, Kecamatan Bluluk, Lamongan, Jawa Timur.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Menurutnya, laporan kebakaran diterima petugas jaga Polsek Bluluk sekitar pukul 20.00 WIB, setelah warga mengetahui kandang sapi milik korban terbakar.

"Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, kebakaran diduga bermula dari bara api (diang) yang sebelumnya dinyalakan korban pada pagi hari untuk menghangatkan ternak sapi. Di dalam kandang tersebut juga terdapat tumpukan jerami padi (kawul) yang mudah terbakar," ujar Hamzaid.

Ia menjelaskan, sekitar pukul 17.30 WIB korban bersama istrinya pergi ke rumah orang tuanya di Kecamatan Babat.

Sebelum berangkat, korban sempat mengecek kondisi bara api dari kejauhan dan mengira api telah padam.

Namun, sekitar pukul 20.00 WIB, seorang saksi melihat kepulan asap tebal keluar dari atap kandang sapi milik korban.

Informasi tersebut diteruskan kepada Kepala Desa Bronjong yang selanjutnya menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Ngimbang untuk melakukan penanganan.

"Kapolsek Bluluk, AKP Sukardi, bersama anggota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk membantu pemadaman bersama tim pemadam kebakaran," katanya.

"Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan para saksi sebagai bagian dari penyelidikan," imbuh Hamzaid.

Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 23.00 WIB.

Akibat kebakaran tersebut, dua ekor sapi mati terpanggang, sedangkan atap asbes kandang mengalami kerusakan berat.

Kandang tersebut berada berhimpitan dengan bagian belakang rumah utama, berisi dua ekor sapi serta tumpukan jerami padi yang diduga mempercepat penyebaran api.

Polres Lamongan mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat menggunakan bara api atau sumber api di sekitar kandang ternak maupun lokasi penyimpanan jerami dan material yang mudah terbakar.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk memastikan bara api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi, terutama di area kandang yang terdapat jerami atau material mudah terbakar.

"Langkah sederhana ini dapat mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi menimbulkan kerugian besar, bahkan mengancam keselamatan jiwa," pungkas Hamzaid.

41 ASN Bondowoso dilantik

Sebanyak 41 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya, Kamis (9/7/2026).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid di Pendopo Raden Bagus Asra.

Pejabat yang dilantik terdiri atas 15 pejabat administrator dan 26 pejabat pengawas.

Sejumlah jabatan strategis yang mengalami pergantian di antaranya Camat Ijen yang kini dijabat Dias Zulkarnaen, Camat Tegalampel oleh Rifky Hariadi, Lurah Nangkaan oleh Erik Kurniawan, serta Lurah Sekarputih oleh Rizal.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi, memastikan bahwa tidak ada pejabat yang dobel jabatan. Kemudian, seluruh pergeseran jabatan dilakukan melalui mekanisme mutasi dan promosi sesuai kebutuhan organisasi.

"Jabatan administrator dan pengawas," ujar Fathur Rozi, Kamis, 9 Juli 2026.

Ia menambahkan, ASN tidak ideal jika terlalu lama menempati satu posisi karena dapat menghambat lahirnya gagasan baru. Karen itulah, mutasi, rotasi, dan promosi merupakan hal yang wajar dalam tata kelola pemerintahan.

Baca juga: Kantongi Perlindungan Hukum, 141 Petani Kopi Bondowoso Garap 343 Hektar Lahan Perhutani

Selain memenuhi kebutuhan organisasi, perpindahan jabatan juga bertujuan menciptakan dinamika kerja yang lebih baik.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid menitipkan lima pesan kepada para pejabat yang baru dilantik.

Pertama, menjaga integritas dengan tidak menyalahgunakan jabatan serta tetap bersikap jujur dan rendah hati.

Kedua, meningkatkan kinerja melalui target yang jelas, penuh inisiatif, dan kreatif.

Ketiga, memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarpangkat daerah.

Keempat, memberikan pelayanan publik yang cepat, ramah, dan solutif. Kelima, terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan digitalisasi serta perubahan zaman.

"Bagi yang mendapat promosi jangan jumawa dan bagi yang mutasi jangan berkecil hati," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.