TRIBUNMANADO.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Utara pada Jumat (10/7/2026) pukul 05.50 Wita.
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi mulai pukul 06.00 Wita.
Wilayah yang berpotensi terdampak pada awal periode tersebut yakni Kecamatan Lembeh Utara, Kota Bitung.
Baca juga: Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Utara Tahuna Sangihe Jumat 10 Juli 2026, Berpusat di Kedalaman 13 Km
Kondisi cuaca kemudian diperkirakan dapat meluas ke sejumlah wilayah lain, meliputi Kecamatan Miangas di Kabupaten Kepulauan Talaud, serta Kecamatan Lembeh Selatan, Madidir, Aertembaga, dan Maesa di Kota Bitung.
BMKG memperkirakan kondisi tersebut masih dapat berlangsung hingga pukul 08.00 Wita.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah pesisir, serta terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG.
Berikut info BMKG Selengkapnya:
Peringatan Dini Cuaca Wilayah Sulawesi Utara tgl 10 Juli 2026 pkl. 05:50 WITA berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pkl 06:00 WITA di
Kota Bitung: Lembeh Utara
Dan dapat meluas ke wilayah
Kabupaten Kepulauan Talaud: Miangas,
Kota Bitung: Lembeh Selatan, Madidir, Aertembaga, Maesa
Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 08:00 WITA
Prakirawan BMKG - Sulawesi Utara
Prakiraan cuaca adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperkirakan keadaan atmosfer di waktu yang akan datang dan di wilayah tertentu.
Saat ini, prakiraan cuaca dilakukan dengan mengumpulkan data mengenai keadaan atmosfer dengan menggunakan ilmu pengetahuan tentang proses-proses yang terjadi di atmosfer.
Sulawesi Utara adalah provinsi di ujung utara Pulau Sulawesi yang kaya akan kekayaan alam, budaya, dan tradisi. Ibu kotanya, Manado, menjadi pusat pemerintahan sekaligus gerbang utama pariwisata provinsi ini.
Sulawesi Utara terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya, terutama Taman Nasional Bunaken yang mendunia, serta pegunungan dan danau yang memesona seperti Danau Tondano dan Gunung Lokon.
Selain alamnya yang menawan, provinsi ini juga memiliki kekayaan budaya dan toleransi antarumat beragama.
Masyarakatnya hidup rukun dengan semboyan lokal “Torang Samua Basudara”, menegaskan nilai persaudaraan yang kuat di tengah keberagaman.
Kuliner khasnya, seperti tinutuan (bubur Manado) dan cakalang fufu, menambah daya tarik bagi wisatawan yang datang.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini