Kebakaran terjadi pada vegetasi pakisan, semak belukar, dan sawit di atas tanah gambut. Saat ini status api sudah padam total
Pekanbaru, (ANTARA) - Manggala Agni Daerah Operasi Sumatera IV/Pekanbaru, Provinsi Riau, tuntas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas satu hektare di Kota Pekanbaru , Provinsi Riau.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Ferdian Krisnanto mengatakan pemadaman tuntas dilakukan selama dua hari di Lokasi Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki.
Pada hari pertama Rabu (8/7) dipadamkan seluas 0,2 hektare dan selebihnya pada hari kedua Kamis (9/7) ini.
"Kebakaran terjadi pada vegetasi pakisan, semak belukar, dan sawit di atas tanah gambut. Saat ini status api sudah padam total," katanya dalam keterangan di Pekanbaru, Jumat.
Dia mengatakan pemadaman dilakukan bersama tim lainnya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Kepolisian dan TNI. Manggala Agni menggunakan peralatan satu mesin, selang, nozel, serta pompa jinjing untuk memadamkan karhutla.
Sementara itu untuk sumber air diambil dari kanal di sekitar yang lebarnya dua meter dan kedalaman satu meter. Status lahan merupakan milik masyarakat yang masuk dalam fungsi kawasan Area Peruntukan Lain (APL).
"Teknis pemadaman, Tim 1 menggunakan satu unit mesin pompa Mini Striker dengan pola satu jalur untuk memadamkan bara api yang tersebar acak. Tim 2 menggunakan satu unit mesin pompa Mini Striker dengan pola satu jalur pemadaman untuk melakukan pendingin," ujarnya.
Ferdinan menambahkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan prediksi tingkat potensi kebakaran (Fine Fuel Moister Code/FFMC) satu pekan ke depan kemungkinan akan meningkat di Pulau Sumatera.
"FFMC menunjukkan tingkat potensi kemudahan terjadinya kebakaran ditinjau dari parameter cuaca pada bahan-bahan ringan mudah terbakar di lapisan atas permukaan tanah, seperti humus permukaan, sampah dedaunan kering, alang-alang, dan bahan ringan lain yang biasanya menutupi lantai hutan pada kedalaman 1-2 centimeter," ujarnya.





