BMKG Peringatkan Gelombang 2,5 Meter di Perairan Morowali hingga 12 Juli 2026
Fadhila Amalia July 10, 2026 09:29 AM

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Mutiara Sis Aljufri Palu mengeluarkan prakiraan tinggi gelombang di wilayah perairan Sulawesi Tengah berlaku pada 9 hingga 12 Juli 2026.

Dalam informasi tersebut, Perairan Morowali menjadi salah satu wilayah yang berpotensi mengalami gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter.

Selain Perairan Morowali, potensi gelombang dengan ketinggian yang sama juga diperkirakan terjadi di Perairan Donggala-Palu, Perairan Tolitoli, Teluk Tolo, Teluk Tomini, Perairan Banggai Laut, Perairan Banggai Kepulauan, Perairan Timur Banggai, serta Teluk Tomini Utara Banggai.

Baca juga: Bupati Morowali Tegaskan Kepulauan Jadi Prioritas Pembangunan, Tinjau Persiapan TMMD di Umbele

BMKG menjelaskan kondisi cuaca di wilayah perairan Sulawesi Tengah secara umum diprakirakan cerah berawan dengan potensi hujan ringan pada siang hingga malam hari.

Sementara itu, angin umumnya bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar 2 hingga 18 knot.

Kecepatan angin maksimum 15 hingga 20 knot diperkirakan terjadi di Perairan Donggala-Palu, Perairan Tolitoli, Perairan Banggai Kepulauan, Perairan Timur Banggai, dan Perairan Banggai Laut.

BMKG mengingatkan kondisi tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu nelayan dan kapal tongkang.

Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter.

Sementara kapal tongkang berisiko apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang sekitar 1,5 meter.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulawesi Tengah Jumat 10 Juli 2026: Buol dan Morowali Hujan, Daerah Lain Berawan

BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, dan masyarakat beraktivitas di wilayah perairan agar selalu memantau perkembangan informasi cuaca dan gelombang serta mengutamakan keselamatan selama berlayar.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.