BANGKAPOS.COM -- Laga Spanyol vs Belgia akan dihelat di Stadion SoFi, Los Angeles, Amerika Serikat, pada Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Kedua tim ini diprediksi akan berduel sengit untuk memperebutkan tiket semifinal dalam Piala Dunia 2026.
Dalam perjalanan menuju perempat final, Spanyol melaju setelah mendepak Portugal dengan skor tipis 1-0 di babak 16 besar lewat gol dramatis Mikel Merino pada menit ke-90+1.
Baca juga: Bagan 8 Besar Piala Dunia 2026 Terbaru 7 Juli 2026, Hasil Portugal vs Spanyol 0-1
Disisi lain, Belgia lolos dengan meyakinkan setelah menggulung tim tuan rumah Amerika Serikat dengan skor telak 4-1.
Pemenang laga ini dipastikan meraih tiket semi final yang akan berlangsung pada Rabu (15/7/2026), menantang Prancis yang berhasil menyingkirkan Maroko.
Prancis lolos ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Maroko dengan skor 2-0 di Gillette Stadium, Foxborough, Boston, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB.
Pertandingan Timnas Spanyol vs Belgia bakal tersaji di Stadion Los Angeles, Inglewood, California, Amerika Serikat.
Duel Spanyol vs Belgia menjadi penentu bagi kedua negara untuk merebut satu tiket menuju babak semifinal yang sudah ditunggu oleh Timnas Perancis.
Baca juga: Maroko vs Prancis: Prediksi Skor, Peluang Lolos Semifinal Piala Dunia 2026, Line-Up hingga Statistik
Timnas Spanyol melaju ke fase delapan besar setelah memenangkan laga dramatis melawan Portugal lewat skor tipis 1-0 berkat gol Mikel Merino.
Di sisi lain, Timnas Belgia tampil impresif dengan menundukkan salah satu tuan rumah bersama, Amerika Serikat, dengan skor telak 4-1.
Empat gol Belgia dicetak oleh Charles De Ketelaere (9', 33'), Hans Vanaken (57'), dan Romelu Lukaku (90+3').
Sementara gol semata wayang Amerika Serikat tercipta pada menit ke-31 lewat tendangan bebas Malik Tillman.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, sadar betul akan kualitas lawan yang akan dihadapi.
Ia menilai De Rode Duivels sebagai tantangan paling serius yang harus dilewati anak asuhnya demi menjaga asa meraih gelar juara.
"Pertandingan besok akan menjadi yang tersulit yang pernah kami hadapi hingga saat ini," kata de la Fuente dikutip dari Reuters, Jumat (10/7/2026).
"Belgia adalah tim yang sangat kuat. Para pemain ini terbiasa menang. Ini akan menjadi pertandingan yang menantang."
Mengenai persiapan tim, sang pelatih menekankan bahwa kesuksesan yang diraih sejauh ini merupakan hasil dari kerja keras kolektif.
Ia pun mengutip filosofi bahwa kepentingan tim harus selalu diutamakan di atas segalanya.
Sementara itu, kiper andalan Belgia, Thibaut Courtois, menyatakan keyakinannya bahwa negaranya mampu memberikan kejutan di fase krusial ini.
Meski Spanyol lebih diunggulkan, ia merasa timnya kini berada dalam tren peningkatan performa yang positif setelah sempat terseok-seok di fase grup.
"Semua orang di tim kami menyadari bahwa itu mungkin. Saya pikir kami memiliki skuad yang kuat dengan kualitas yang harus diperhitungkan Spanyol," katanya.
“Selalu ada kejutan di setiap turnamen… Liga Champions, Liga Europa, Piala Dunia. Selalu ada kejutan, dan saya pikir kita bisa menjadi salah satunya. Mengalahkan juara Eropa tentu akan menjadi kejutan besar. Kepercayaan diri ada di sana,” tuturnya setelah kemenangan atas Amerika Serikat.
Courtois juga menyadari bahwa mengalahkan lawan dengan penguasaan bola tinggi seperti Spanyol memerlukan strategi khusus.
"Orang-orang agak kecewa dengan kami, tetapi kami telah memperbaikinya," tegas Thibaut Courtois.
"Mereka sangat bagus dalam penguasaan bola, dan ketika kehilangan bola, mereka langsung melakukan pressing dengan cepat. Di situlah kuncinya: mengetahui cara memanfaatkan ruang di belakang pertahanan mereka dengan cepat," pungkasnya.
Pertemuan antara Spanyol (La Furia Roja) dan Belgia (De Rode Duivels) selalu menyajikan tontonan berkelas tinggi dengan intensitas taktis yang luar biasa. Secara historis, Spanyol memiliki catatan yang lebih dominan, namun generasi baru Belgia selalu memiliki potensi besar untuk mengejutkan.
Rekor Pertemuan Terakhir:
16/10/2018: Belgia 1 – 1 Spanyol (Persahabatan Internasional)
02/09/2016: Belgia 0 – 2 Spanyol (Persahabatan Internasional)
06/09/2009: Spanyol 5 – 0 Belgia (Kualifikasi Piala Dunia)
16/10/2008: Belgia 1 – 2 Spanyol (Kualifikasi Piala Dunia)
Meskipun rekor lawas berpihak pada Spanyol, duel di fase sekrusial perempat final Piala Dunia ini dipastikan akan berjalan jauh lebih ketat karena kedua tim berada dalam kondisi mental terbaiknya.
Luis de la Fuente diprediksi akan mempertahankan gaya penguasaan bola dominan dengan memanfaatkan kecepatan dua sayap mudanya.
Sementara Domenico Tedesco akan mengandalkan serangan balik cepat yang presisi dari lini tengah.
Spanyol (4-3-3)
Kiper: Unai Simón
Bek: Dani Carvajal, Robin Le Normand, Aymeric Laporte, Alejandro Grimaldo
Gelandang: Rodri, Pedri, Fabián Ruiz
Penyerang: Lamine Yamal, Nico Williams, Álvaro Morata
Pelatih: Luis de la Fuente
Belgia (4-2-3-1)
Kiper: Koen Casteels
Bek: Timothy Castagne, Wout Faes, Zeno Debast, Arthur Theate
Gelandang Bertahan: Amadou Onana, Youri Tielemans
Gelandang Serang: Dodi Lukebakio, Kevin De Bruyne, Jérémy Doku
Penyerang: Loïs Openda
Pelatih: Domenico Tedesco
Spanyol akan langsung berupaya mengambil kendali ritme permainan lewat sirkulasi bola pendek rapat yang dikomandoi oleh Rodri dan Pedri.
Sisi sayap yang dihuni Lamine Yamal dan Nico Williams akan menjadi motor utama pembongkar kerapatan bek sayap Belgia.
Spanyol diunggulkan berkat kolektivitas dinamis mereka yang sangat cair di sepertiga akhir lapangan.
Namun, Belgia memiliki senjata mematikan yang bisa menghukum gaya bermain menekan Spanyol.
Visi jenius Kevin De Bruyne dipadukan dengan akselerasi meledak-ledak Jérémy Doku dari sisi kiri merupakan kombinasi transisi menyerang yang sangat berbahaya.
Jika lini belakang Spanyol terlambat turun saat kehilangan bola, penyerang tajam sekelas Loïs Openda siap memanfaatkan ruang kosong tersebut dengan instan.
Prediksi Skor Akhir: Spanyol 2 – 1 Belgia
Jadwal Semifinal
Jadwal Final
(Bangkapos.com/Kompas.com/FIFA.com)