TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kondisi Gedung Pusat Oleh-Oleh yang berada di Jalan Andi Makasau, Pasar Baru, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, sangat memprihatinkan karena tidak terawat.
Pantauan wartawan Tribun-Sulbar.com di lokasi, cat berwarna biru pada dinding bangunan tampak mengelupas di sejumlah bagian.
Kondisi tersebut membuat bangunan terlihat kusam dan tidak terawat.
Tidak hanya itu, area depan gedung juga dipenuhi rumput liar yang tumbuh cukup tinggi.
Baca juga: Gedung Pusat Oleh-Oleh Mamuju Lanjut Mangkrak, Dinas PUPR Mamuju: Belum Ada Anggaran
Baca juga: Kata Pelaku UMKM Soal Kondisi Gedung Pusat Oleh-oleh Mamuju
Sampah berserakan di beberapa titik sehingga menambah kesan bangunan tersebut telah lama terbengkalai.
Padahal, gedung tersebut dibangun sebagai pusat pemasaran berbagai produk unggulan dan oleh-oleh khas Mamuju.
Seorang pedagang di Pasar Baru Mamuju, Kifli, mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama.
"Sudah lama sekali begitu, tidak ada yang mau masuk berjualan. Sekarang jadi tempat olahraga tenis meja di dalam," kata Kifli saat ditemui wartawan Tribun-Sulbar.com, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, gedung tersebut tidak lagi difungsikan sebagaimana tujuan awal pembangunannya.
Bangunan yang seharusnya digunakan sebagai tempat pemasaran produk para pelaku usaha kini justru dimanfaatkan sebagai tempat olahraga.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Mamuju segera mengambil langkah untuk menata kembali bangunan tersebut agar dapat dimanfaatkan sebagai pusat promosi dan penjualan produk UMKM lokal.
Dengan demikian, gedung itu tidak terus terbengkalai dan menjadi pemandangan yang kurang baik di kawasan kota.
Terlebih lagi, Mamuju telah diusulkan menjadi Daerah Otonom Baru (DOB). (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Baiq Sukma Widiawati