‘Saya Kena Benturan di Pergelangan Kaki, Tapi Baik-Baik Saja’: Kylian Mbappe Setelah Prancis Lolos ke Semifinal Piala Dunia FIFA
Aurora Nightingale July 10, 2026 10:59 AM

NEW DELHI: Kylian Mbappe bangkit dari kegagalan mengeksekusi penalti untuk menginspirasi kemenangan Prancis 2-0 atas Maroko dan memastikan tempat di semifinal Piala Dunia FIFA untuk ketiga kalinya secara beruntun. Namun, kemenangan tersebut diwarnai kekhawatiran setelah Mbappe harus ditarik keluar pada menit ke-77 akibat cedera pergelangan kaki.

Penyerang tersebut kemudian menenangkan para penggemar dengan menyatakan bahwa cederanya tidak serius.

“Saya kena benturan di pergelangan kaki, tapi saya baik-baik saja,” ujar Mbappe, yang digantikan oleh Jean-Philippe Mateta. “Pada saat itu, JP dalam kondisi lebih bugar dibanding saya untuk memainkan menit-menit akhir.”

Mbappe bangkit setelah gagal penalti

Pada babak pertama, Mbappe mengalami momen mengecewakan ketika gagal menuntaskan penalti. Kiper Maroko, Yassine Bounou, menebak arah bola dengan tepat dan berhasil menepisnya setelah Noussair Mazraoui menjatuhkan Mbappe di kotak penalti pada menit ke-28.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, menilai bahwa proses peninjauan VAR yang panjang sebelum penalti memengaruhi fokus pemain bintangnya itu.

“Kylian sudah siap untuk menendang,” kata Deschamps. “Saya tidak ingin mencari alasan untuk Kylian, tetapi situasi ini memang tidak mudah. ... Kami perlu beradaptasi.”

Mbappe menebus kesalahannya di babak kedua. Pada menit ke-60, ia menggiring bola ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan keras ke dalam gawang untuk mencetak gol kedelapannya di turnamen ini.

Enam menit berselang, ia memberikan umpan kepada Ousmane Dembele untuk mencetak gol kedua Prancis, memastikan langkah juara dua kali tersebut ke babak empat besar, di mana mereka akan menghadapi Spanyol atau Belgia.

Kekhawatiran cedera bagi Prancis

Prancis sempat mengalami kepanikan sesaat setelah gol Mbappe ketika bek Maroko, Issa Diop, menginjak pergelangan kaki sang penyerang pada menit ke-63.

Meski Mbappe sempat mencoba melanjutkan permainan, ia akhirnya tersungkur kesakitan dan memberi isyarat ke bangku cadangan. Setelah mendapat perawatan, ia digantikan dan menonton sisa pertandingan sambil menempelkan es di pergelangan kaki kanannya.

Deschamps kemudian menenangkan kekhawatiran setelah pertandingan.

“Hanya sedikit rasa sakit di pergelangan kaki,” kata pelatih Prancis, Didier Deschamps. “Tidak ada yang serius.”

Persaingan Sepatu Emas memanas

Gol Mbappe membuat total koleksinya menjadi delapan di Piala Dunia 2026, menyamai kapten Argentina Lionel Messi dalam perebutan Sepatu Emas. Mbappe unggul karena memiliki lebih banyak assist, yang menjadi faktor penentu jika jumlah gol sama.

Gol tersebut juga menjadi gol ke-20 Mbappe dalam 20 pertandingan Piala Dunia, membuatnya hanya tertinggal satu gol dari catatan sepanjang masa Messi yang berjumlah 21 gol.

Fokus beralih ke semifinal

Meski kembali mencapai semifinal Piala Dunia, Mbappe menegaskan bahwa Prancis belum puas.

“Hanya ada satu cara untuk bersantai, yaitu dengan menang,” ujar Mbappe. “Sampai kami melakukannya, kami tidak akan mengendur. Kami berada di semifinal dan sangat senang, tetapi perjalanan masih panjang. Kami sadar tantangan di depan akan lebih berat dari sebelumnya, namun kami siap menghadapi apa pun.”

Prancis kini telah mencapai semifinal dalam tiga edisi Piala Dunia berturut-turut dengan Mbappe di skuad, dan mereka akan berusaha melanjutkan tren tersebut saat menghadapi Spanyol atau Belgia demi tiket ke final.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.