Taman Putri Pinang Masak Rp 35 Miliar di Jambi sudah Jadi, Tapi Sepi Pengunjung
asto s July 10, 2026 11:11 AM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pembangunan fisik Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Putri Pinang Masak di Kota Jambi telah rampung. 

Anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan Taman Putri Pinang Masak mencapai Rp35 miliar.

Ruang terbuka hijau yang berlokasi di samping Pasar Angso Duo Jambi itu dirancang sebagai ruang publik dan tempat rekreasi keluarga.

Sejumlah fasilitas, seperti pedestrian (jalur pejalan kaki), taman, air mancur, bangku santai, dan lintasan skate (skate track), dan lain-lain, ada di sana. 

Namun, Taman Putri Pinang Masak sepi pengunjung.

Pantauan Tribunjambi.com, Kamis (9/7/2026) sore, hanya beberapa orang (tuliskan angka 10, 11 atau di bawah 10) yang terlihat di sana.

"Fasilitasnya sudah cukup bagus untuk dikunjungi. Tapi belum tersedia wahana bermain yang memadai bagi anak-anak, jadi belum bisa dinikmati secara maksimal " ujar Herawati (37), warga (kelurahan mana, Kota Jambi.

Selain itu, pedagang yang hanya sedikit juga membuat suasana taman terasa kurang hidup.

"Kami juga kurang tahu kenapa sampai sekarang belum ada pedagang, padahal tamannya sudah bagus," katanya.

Perlu Perencanaan Matang

Pengamat Tata Kelola Kota Jambi, Noviardi (48), menilai pembangunan RTH Putri Pinang Masak belum didukung dengan perencanaan pemanfaatan yang jelas. 

Menurutnya, ruang publik tidak cukup hanya dibangun secara fisik, tetapi juga harus memiliki konsep pengelolaan agar benar-benar dimanfaatkan masyarakat.

"Master plan dari pemerintah tidak terukur dan belum jelas diperuntukkan untuk apa. Dari sisi pemanfaatan, masyarakat mana yang benar-benar merasakan dampaknya?" ujarnya.

Ia mengatakan, penggunaan anggaran yang bersumber dari APBD seharusnya diikuti dengan perencanaan yang matang sehingga fasilitas yang dibangun memiliki fungsi yang jelas dan berkelanjutan.

Noviardi juga menyoroti minimnya kegiatan yang digelar di kawasan RTH Putri Pinang Masak. 

Padahal, menurutnya, ruang terbuka hijau berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kalau ruang publik ini dihidupkan dengan berbagai kegiatan, tentu akan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, termasuk UMKM," katanya.

Dia menyarankan Pemerintah Provinsi Jambi segera melakukan evaluasi pengelolaan RTH Putri Pinang Masak, baik dari sisi keamanan, kenyamanan, maupun pemanfaatannya. Dengan demikian, ruang terbuka hijau yang telah dibangun menggunakan anggaran pemerintah itu dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. (Tribun Jambi/mg1)

Baca juga: Daftar Pejabat Baru Lapas Muara Bulian Jambi, Ada yang Promosi ke Tungkal

Baca juga: Jambi Top 7, Geger Suara Desis di Tanah Kenali Asam Atas

Baca juga: Adu Kader Senior vs Muda Demokrat Jambi Panas, Fauzi Ansori vs M Zen di Musda V

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.