Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video aksi kekerasan fisik yang menimpa seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Palembang, Sumatera Selatan.
Dari informasi dihimpun TribunSumsel.com, aksi kekerasan itu diduga terjadi pada Kamis (9/7/2026).
Dari keterangan yang beredar di sosial media, pihak keluarga korban menyebut kejadian itu dipicu oleh adanya kesalahpahaman antara pelaku dan korban.
"Pembullyan terjadi atas kesalahpahaman dari pelaku kepada korban, korban sudah klarifikasi namun pelaku tidak peduli dan lanjut melakukan aksi kekerasan seperti yang terlampir pada video yang saya kirimkan," bunyi pesan diduga dari pihak keluarga," tulis keterangan dalam laporan yang beredar tersebut, dikutip TribunSumsel.com, Jumat (10/7/2026).
Masih dari sumber itu disebutkan bahwa terduga pelaku adalah seorang siswi berinisial S, yang saat ini duduk di bangku kelas 2 (mau naik ke kelas 3).
Sementara itu, korban merupakan berinisial A.
Dalam rekaman video yang beredar, terduga pelaku yang mengenakan baju olahraga tampak secara brutal menarik rambut korban hingga menyeretnya di sebuah lapangan terbuka.
Korban sendiri terdengar merintih kesakitan dan tidak berdaya menghadapi aksi kekerasan tersebut.
Tak tinggal diam melihat anaknya menjadi korban kekerasan, pihak keluarga korban langsung mengambil langkah tegas.
Saat ini, korban didampingi keluarga telah menjalani proses visum di rumah sakit untuk melengkapi bukti-bukti fisik.
Selain itu, pihak keluarga juga menegaskan bahwa mereka sedang memproses kasus ini ke jalur hukum guna memberikan efek jera kepada pelaku.
"Saat ini kami sudah melakukan proses visum terhadap korban. Mohon bantuannya untuk publikasi hal ini agar ada tindak lanjut dari pihak terkait, paralel kami sedang memproses jalur hukum dan membuat laporan," lanjut keterangan tersebut.