BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Persaingan memperebutkan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) di jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka kian mengerucut.
Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, resmi menyaring tujuh kandidat yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melaju ke tahap penulisan makalah.
Kepastian tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 02/SK/PANSEL.JPTP/2026 yang diumumkan Kamis (9/7/2026) kemarin.
Dari sepuluh pelamar yang bertarung di awal pendaftaran melalui portal ASN Karier, tiga di antaranya harus terhenti langkahnya karena dinyatakan tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan.
Kepala BKPSDMD Kabupaten Bangka, Rismy Wiramadonnah, mengatakan, proses seleksi ini bukan sekadar formalitas administratif.
Pihaknya mengklaim telah menerapkan prinsip sistem merit secara ketat, objektif, dan transparan untuk memastikan sosok yang terpilih nantinya benar-benar mumpuni.
"Hasil ini adalah murni verifikasi cermat terhadap seluruh dokumen pelamar, kami tidak sekadar mencari pelengkap administratif, tapi mencari sosok pemimpin birokrasi yang memiliki kompetensi, integritas, dan rekam jejak yang mumpuni untuk membawa perubahan bagi Kabupaten Bangka," kata Rismi, Jumat (10/7/2026).
Setelah lolos saringan dokumen, ketujuh peserta kini dihadapkan pada ujian sesungguhnya. Mereka dijadwalkan mengikuti tahapan Penulisan Makalah Senin, 13 Juli 2026 mendatang, bertempat di Ruang OR Parai Tenggiri, Kantor Bupati Bangka.
"Tahapan ini menjadi penentu bagi para kandidat untuk menuangkan visi, misi, serta gagasan inovatif mereka dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan mengakselerasi pembangunan daerah," bebernya.
Rismy menambahkan, jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) adalah posisi vital yang menuntut kecakapan manajerial tingkat tinggi.
Oleh karena itu, ia menantang para peserta untuk menampilkan kapasitas kepemimpinan terbaik mereka di hadapan tim penguji.
"Kompetisi ini adalah panggung bagi mereka untuk membuktikan siapa yang paling layak. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawal proses ini agar kita benar-benar mendapatkan figur yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan," ucapnya.
Ketujuh nama calon Sekda Bangka, berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Bangka, Bangka Selatan (Basel) yaitu :
1. Boy Yandra jabatan Kepala Dinas Lingkungan (DLH) Kabupaten Bangka
2. Darius jabatan Inspektur Kabupaten Bangka
3. Dian Firnandy jabatan Staf ahli bidang perekonomian pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka
4. Haris Setiawan jabatan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Basel
5. Hariyadi jabatan Asisten administrasi umum Sekretariat Daerah Bangka
6. Herman jabatan penata layanan operasional Sekretariat Daerah Basel
7. Yudha Pranata jabatan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka
Sedangkan, tiga nama kandidat Sekda Bangka yang tidak lolos :
1. Ervavi jabatan penata kelola pertambangan cabang Dinas ESdm Wilayah Bangka Tengah dan Bangka Selatan
2. Mulyarto Kurniawan jabatan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bangka
3. Thony Marza Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka.
(Bangkapos.com/Adi Saputra).