NEW DELHI: Kylian Mbappe bergabung dengan Lionel Messi dalam klub eksklusif Piala Dunia FIFA setelah tampil luar biasa dalam kemenangan Prancis 2-0 atas Maroko di perempat final pada hari Kamis. Penyerang Prancis itu sempat gagal mengeksekusi penalti di babak pertama, namun ia bangkit dengan mencetak satu gol dan memberikan satu assist ketika Les Bleus memastikan tempat di semifinal Piala Dunia FIFA, di mana mereka akan menghadapi Spanyol atau Belgia.
Dengan penampilan tersebut, Mbappe mencapai prestasi yang hanya terjadi empat kali dalam 60 tahun terakhir.
Dalam enam dekade terakhir, hanya ada empat kesempatan di mana seorang pemain mencetak gol, memberikan assist, dan gagal mengeksekusi penalti dalam satu pertandingan Piala Dunia.
Dua di antaranya terjadi dalam tiga hari terakhir — Lionel Messi melawan Mesir dan Kylian Mbappe melawan Maroko.
Prestasi langka ini pertama kali dicatat oleh Asamoah Gyan dari Ghana saat menghadapi Republik Ceko pada Piala Dunia 2006.
Karim Benzema kemudian menjadi pemain kedua yang mencapainya saat Prancis menang 5-2 atas Swiss di edisi 2014.
Mbappe bangkit dari kegagalan penalti
Mbappe tampak siap membawa Prancis unggul lebih dulu setelah bek Maroko, Noussair Mazraoui, menjatuhkannya di dalam kotak penalti pada menit ke-25.
Namun, setelah pemeriksaan VAR yang cukup panjang, bintang Prancis itu gagal menaklukkan kiper Yassine Bounou, yang berhasil menebak arah bola dengan tepat. Meski demikian, kegagalan itu tidak membuat Mbappe kehilangan semangat.
Pada menit ke-60, Mbappe menebus kesalahannya dengan mencetak gol kedelapannya di Piala Dunia 2026, yang juga menjadi gol ke-20 sepanjang kariernya di turnamen tersebut. Enam menit kemudian, ia memberikan assist kepada Ousmane Dembele yang menggandakan keunggulan Prancis.
Rekor baru bagi Mbappe
Penampilan terakhir Mbappe semakin memperkuat catatan luar biasa dirinya di Piala Dunia.
Ini adalah ketiga kalinya ia mencetak gol dan memberikan assist dalam satu pertandingan Piala Dunia. Hanya Lionel Messi, dengan lima pertandingan seperti itu, yang berhasil melakukannya lebih sering dalam 60 tahun terakhir.
Pemain berusia 27 tahun itu juga menjadi pemain pertama sejak tahun 1966 yang mencatatkan 10 atau lebih kontribusi gol dalam dua edisi Piala Dunia berbeda. Ia memiliki 10 kontribusi gol pada tahun 2022 dan kini sudah mengoleksi 11 di edisi 2026.
Gol ke-20 Mbappe di Piala Dunia juga membuatnya hanya terpaut satu gol dari catatan Messi yang berjumlah 21 gol.
Kemenangan ini membawa Les Bleus ke semifinal Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun (2018, 2022, dan 2026). Mereka menjadi negara ketiga yang berhasil mencapai prestasi tersebut setelah Jerman dan Brasil.
Ini juga menjadi penampilan kedelapan Prancis di semifinal Piala Dunia, menyamai jumlah Brasil untuk posisi kedua terbanyak dalam sejarah turnamen. Hanya Jerman, dengan 12 kali tampil di semifinal, yang mencatatkan lebih banyak.
Prancis kini akan berusaha melanjutkan perjalanan dalam mempertahankan gelar mereka saat menghadapi Spanyol atau Belgia demi satu tempat di final Piala Dunia.