Kylian Mbappé vs Lionel Messi: Mengapa Kapten Prancis Memimpin Perebutan Sepatu Emas Meski Jumlah Gol Sama
Aurora Nightingale July 10, 2026 12:00 PM

Kylian Mbappé dan Lionel Messi mungkin memiliki jumlah gol yang sama di Piala Dunia FIFA 2026, namun kapten Prancis itu saat ini berada di puncak klasemen perebutan Sepatu Emas. Setelah kemenangan Prancis 2-0 atas Maroko di perempat final, Mbappé menyamai catatan delapan gol Messi di turnamen ini, tetapi aturan penentuan FIFA menempatkan penyerang Prancis tersebut di posisi terdepan dalam perburuan pencetak gol terbanyak.

Pertarungan antara dua bintang terbesar sepak bola ini menjadi salah satu kisah utama di babak akhir turnamen, dengan Erling Haaland dari Norwegia dan kapten Inggris Harry Kane juga masih berpeluang bersaing.

Mengapa Mbappé unggul meski jumlah gol sama

Sepatu Emas tidak ditentukan hanya oleh jumlah gol yang dicetak. FIFA menerapkan sistem penentuan ketat ketika dua atau lebih pemain memiliki jumlah gol yang sama. Penentu pertama adalah jumlah assist. Jika masih imbang, penghargaan diberikan kepada pemain yang bermain dalam waktu lebih sedikit selama turnamen.

Aturan ini saat ini memberi keuntungan bagi Mbappé.

Kapten Prancis tersebut mencatat delapan gol dan tiga assist, memberinya total 11 kontribusi langsung terhadap gol selama turnamen. Messi juga mencetak delapan gol, tetapi hanya memiliki satu assist, sehingga total kontribusinya menjadi sembilan.

Jika Piala Dunia berakhir hari ini dengan kedua pemain tetap memiliki delapan gol, Mbappé secara resmi akan menerima Sepatu Emas karena keunggulan jumlah assist-nya.

Bagaimana perlombaan ini mencapai titik ini

Mbappé menyamai jumlah gol Messi saat kemenangan Prancis atas Maroko di perempat final.

Penyerang Real Madrid itu mengalami frustrasi di awal pertandingan setelah mendapatkan penalti pada menit ke-24. Setelah tinjauan VAR yang panjang, ia mengambil tendangan penalti pada menit ke-27, tetapi upayanya berhasil digagalkan oleh kiper Maroko, Yassine Bounou.

Mbappé bangkit setelah jeda. Pada menit ke-60, ia menusuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan keras melewati Bounou untuk membawa Prancis unggul. Ousmane Dembélé menambah gol kedua enam menit kemudian, memastikan kemenangan 2-0 bagi Les Bleus dan tiket ke semifinal.

Sementara itu, Messi juga bangkit setelah gagal mengeksekusi penalti dalam laga dramatis babak 16 besar saat Argentina bangkit melawan Mesir. Tendangan penaltinya di babak pertama diselamatkan oleh Mostafa Shobeir sebelum Argentina tertinggal 0-2. Pemain peraih delapan Ballon d’Or itu kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-83 — gol kedelapannya di turnamen — setelah sebelumnya memberi assist kepada Cristian Romero, membantu Argentina membalikkan keadaan menjadi 3-2.

Assist tersebut melawan Mesir memiliki arti khusus, karena menjadikan Messi sebagai pemegang rekor assist terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan sembilan assist, melewati catatan Diego Maradona.

Klasemen Sepatu Emas dan pesaing tersisa

Perebutan masih jauh dari selesai dengan beberapa pertandingan sistem gugur yang masih tersisa.

Klasemen sementara Sepatu Emas Piala Dunia FIFA 2026:

  • Kylian Mbappé (Prancis): 8 gol, 3 assist, 564 menit bermain.
  • Lionel Messi (Argentina): 8 gol, 1 assist, 465 menit bermain.
  • Erling Haaland (Norwegia): 7 gol, 0 assist, 418 menit bermain.
  • Harry Kane (Inggris): 6 gol, 1 assist, 489 menit bermain.
  • Ousmane Dembélé (Prancis): 5 gol, 2 assist, 492 menit bermain.

Haaland berkesempatan memperkecil jarak ketika Norwegia menghadapi Inggris di perempat final, sedangkan Messi akan berusaha kembali unggul saat Argentina bertemu Swiss di pertandingan selanjutnya.

Mbappé dan Messi terus menulis ulang sejarah Piala Dunia

Selain perebutan Sepatu Emas, kedua pemain ini terus menambah catatan luar biasa dalam karier mereka di Piala Dunia.

Gol Mbappé ke gawang Maroko merupakan gol ke-20 dalam kariernya di Piala Dunia hanya dari 20 penampilan turnamen, membuatnya hanya terpaut satu gol dari Messi, yang memimpin daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia putra dengan 21 gol dalam 31 penampilan di enam edisi (2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026).

Kapten Prancis itu juga menjadi pemain pertama sejak 1966 yang mencatat setidaknya 10 kontribusi gol dalam dua Piala Dunia berbeda, setelah mencetak 10 di Qatar 2022 dan kini mencapai 11 kontribusi (delapan gol, tiga assist) di 2026.

Total 11 kontribusi gol tersebut merupakan yang tertinggi oleh seorang pemain dalam satu Piala Dunia sejak Gerd Müller mencatat 13 kontribusi pada tahun 1970.

Gol terbaru Mbappé juga menandai tonggak sejarah lainnya. Ia kini memiliki 14 kontribusi gol di babak sistem gugur Piala Dunia, menyamai Messi sebagai pemain dengan kontribusi terbanyak di fase tersebut dalam enam dekade terakhir.

Untuk saat ini, perebutan Sepatu Emas masih seimbang dalam jumlah gol. Namun karena FIFA menjadikan kreativitas sebagai penentu pertama, tiga assist Mbappé memberinya keunggulan atas Messi saat turnamen memasuki babak akhir yang menentukan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.