Disperindag Beltim Minta Warga Pantau Aplikasi SP2KP untuk Mengetahui Harga Bahan Pokok
Hendra July 10, 2026 12:23 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Harga sejumlah komoditas bahan pokok penting di Pasar Lipat Kajang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, menunjukkan pergerakan yang berubah-ubah sepanjang triwulan kedua tahun 2026.

Di tengah kondisi ekonomi yang lesu, pergerakan harga sempat diwarnai anomali tajam.

Berdasarkan data berkala Disperindag Beltim, pada periode April-Mei lalu, kenaikan harga tertinggi terjadi pada komoditas Daging Sapi Tetelan yang melonjak hingga 30 persen, disusul oleh Tempe sebesar 25 persen, dan Cabai Merah yang naik 20 persen.

Namun, memasuki bulan Juni 2026, yang membaik akibat musim panen membuat harga cabai dan bawang merah turun sekitar 20-40 persen dibanding bulan Mei.

Meski cenderung membaik, beberapa komoditas terpantau masih mengalami lonjakan mendadak di bulan Juni, seperti Bawang Putih Honan yang naik 28,6 persen, serta Ikan Tongkol dan Tomat yang naik masing-masing 25 persen.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Belitung Timur, Wiwiek Lestari, menjelaskan bahwa penurunan daya beli masyarakat saat ini murni karena pelemahan ekonomi, bukan karena kelangkaan barang pokok.

"Sebetulnya kondisi stok pangan kita ini normal dan aman. Memang saat ini terjadi pelemahan ekonomi yang membuat daya beli masyarakat rendah karena situasi ekonomi belum terlalu baik. Karena itu, kami mengimbau warga berbelanja sesuai kebutuhan saja, jangan sampai terjadi panic buying," ujar Wiwiek kepada Posbelitung.co, Kamis (9/7/2026).

Wiwiek menyarankan, masyarakat segera menerapkan prinsip substitusi pangan. Jika ada komoditas tertentu yang harganya melonjak akibat pasokan misalnya, warga bisa mencari alternatif lain yang lebih ekonomis.

"Kalaupun ada komoditas yang kebetulan lagi mahal atau langka, kita substitusilah. Misalkan kalau kebutuhan ikan lagi tinggi harganya karena tangkapan nelayan berkurang, ya kita substitusi dengan tahu, tempe, atau daging ayam yang harganya masih relatif terjangkau," ucapnya. 

Terakhir, untuk mengantisipasi permainan harga di pasar eceran, Disperindag Beltim secara gencar mendorong masyarakat memanfaatkan sistem digital lewat Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Melalui aplikasi resmi tersebut, warga Belitung Timur bisa melihat perkembangan laporan harga riil harian barang-barang yang dijual di pasar rakyat secara transparan sebelum pergi berbelanja.

"Masyarakat bisa memantau harga harian lewat SP2KP. Link aplikasinya sudah kami pasang di media sosial Instagram resmi dinas kami, silakan dicek secara berkala untuk acuan harga resmi yang dikeluarkan oleh dinas," tutup Wiwiek. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.