SURYAMALANG.COM, BATU - Proses pendataan dan penjaringan calon siswa penerima Program Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 14 Kota Batu tahun ajaran 2026/2027 kini tengah dilakukan Dinas Sosial Kota Batu.
Sampai dengan awal Juli ini, hasil dari proses penjaringan mencatat ada sebanyak 28 anak dari target 90 anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk data siswa prasejahtera Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kategori desil 1 dan 2.
“Sudah ada 28 anak yang kami jaring. Penjaringan khususnya bagi anak-anak yang putus sekolah atau tidak melanjutkan sekolah yang ada di Kota Batu,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Batu, Lilik Fariha, Jumat (10/7/2026).
Lilik mengatakan, sampai dengan saat ini proses pendataan dan penjaringan masih terus berlangsung.
Baca juga: Lathifah Shohib Blak-blakan Ogah Huni Rumah Dinas Angker dan Rusak, 2 Tahun Tempuh 50 Km Tiap Hari
Pasalnya, Kota Batu memperoleh alokasi sebanyak 90 peserta didik untuk Program Sekolah Rakyat tahun ajaran baru.
“Target yang kami peroleh 90 anak. Namun nantinya anak yang tahun ajaran baru ini penempatannya masih diplot di Blitar,” jelasnya.
Sementara itu, terkait rencana operasional Sekolah Rakyat permanen yang ada di Kabupaten Malang, nantinya diperkirakan akan memengaruhi distribusi peserta didik dari wilayah Malang Raya termasuk Kota Batu.
Sebab saat ini, ada sebanyak 70 siswa asal Kabupaten Malang yang bersekolah di SRMP 14 Kota Batu.
“Pemerintah Kabupaten Malang telah mengajukan permohonan agar seluruh siswanya ditempatkan di Sekolah Rakyat permanen yang kini telah selesai dibangun. Sehingga kemungkinan seluruh siswa yang berasal dari Kabupaten Malang akan dipindahkan ke sana,” ujar Lilik.
Baca juga: Siap-Siap Biaya Sekolah SD dan SMP Swasta Bakal Digratiskan! DPRD Jatim Sambut Putusan MK
Di sisi lain, Kepala Sekolah SRMP 14 Kota Batu, Yulianah menambahkan, saat ini total peserta didik yang masih aktif di SRMP 14 berjumlah 148 siswa.
“Sebelumnya ada sebanyak 149 siswa. Berkurang satu siswa karena pindah domisili sekaligus pindah sekolah,” tutur Yulianah.