TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak sedikit mengalami peningkatan menjelang libur akhir pekan, Jumat (10/7/2026).
Pantauan TribunnewsBogor.com, pukul 12.30 WIB, antrean terlihat di kawasan Gadog.
Terutama di kawasan Simpang Pasirmuncang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Di kawasan ini kendaraan roda empat merayap di titik simpang.
Arus kendaraan yang hendak ke Puncak maupun turun dari Puncak terhambat di titik simpang ini.
Antrean kendaraan terlihat mengular lambat namun hanya beberapa ratus meter.
Sementara kawasan Simpang Pasir Angin, Turunan Selarong dan sekitarnya terlihat ramai lancar.
Kepadatan di titik Simpang Pasirmuncang terjadi karena banyaknya kendaraan yang keluar masuk dari Jalan Cikopo Selatan ke Jalan Raya Puncak.
Jalan Cikopo Selatan ini merupakan salah satu jalur alternatif Puncak.
Di dalamnya juga terdapat beberapa titik tempat wisata termasuk hotel dan resort.
Sehingga arus kendaraan di Jalan Cikopo Selatan ini juga ramai.
Bahkan terkadang arusnya padat ketika wisatawan meningkat di hari libur nasional.
Ramainya arus yang keluar masuk dari jalan ini ini Jalan Raya Puncak membuat arus di Jalan Raya Puncak terhambat hingga padat merayap.
Namun sementara ini, selain di Simpang Pasir Muncang, secara umum arus di Jalan Raya Puncak cenderung ramai lancar.
Polisi pun terpantau tidak sampai memberlakukan sistem satu arah atau one way.
Hal ini dijelaskan oleh KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto.
"Jadi memang untuk titik-titik kepadatan sendiri itu sesuai dengan karakteristik Jalur Puncak yang mana dari 22,8 km panjangnya Jalur Puncak ini ada beberapa ruas yang mengalami penyempitan atau bottleneck," kata Ardian kepada wartawan.
"Yang mana ruas lebar jalan dari 12 - 14 meter menjadi ke 7 - 8 meter, sehingga terjadi penyempitan," imbuhnya.
Selain Simpang Pasirmuncang, kata dia, titik rawan di Jalan Raya Puncak juga terjadi di Simpang Megamendung dan Simpang Pasar Cisarua.