Anak Kembar di Batam Diduga Dianiaya Oknum Pegawai Imigrasi, Polisi Tunggu Hasil Visum
Dewi Haryati July 10, 2026 03:07 PM

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Anak kembar di Batam diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum pegawai Imigrasi berinisial SBW.

Peristiwa itu terjadi di Lapangan Fasum Tiban BTN, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, pada Minggu (21/6/2026) lalu dan telah dilaporkan ke Polsek Sekupang.

Kuasa hukum korban, Erry Syahrial mengatakan, tak hanya kedua anak itu, tetapi ayah si anak juga diduga menjadi korban.

"Dalam laporan yang dibuat ke Polsek, korban pertama adalah orang tua korban yakni CS. Dalam kronologis laporan diterangkan, bahwa kejadian berawal dari pemukulan oleh oknum terhadap anak korban," kata Erry, Jumat (10/6/2026).

Kronologi kejadian versi kuasa hukum korban, berawal saat kedua anak CS sedang bermain di fasum yang berada dekat rumah terduga pelaku.

Merasa terganggu dengan kegiatan anak-anak di lokasi fasum tersebut, terduga pelaku memanggil seorang anak dan diduga menamparnya, sehingga anak tersebut menangis.

Setelah itu saudara kembar si anak datang dan menanyakan kenapa menampar saudaranya, tetapi terduga pelaku diduga mencekik leher anak tersebut.

"Jadi kedua anak kembar ini menangis dan mengadu kepada orang tuanya. Saat itu orang tuanya datang ke lokasi, dan kembali terjadi keributan, hingga terduga pelaku menendang orang tua anak hingga terjatuh ke dalam saluran," kata Erry.

Ia meminta polisi memberi atensi serius terkait kejadian ini, apalagi ada dua anak diduga menjadi korban. 

"Jadi harapan kami, anak-anak ini harus menjadi perhatian serius pihak kepolisian," kata Erry.

Ia melanjutkan, sudah lebih dua minggu kejadian ini dilaporkan. Namun belum ada perkembangan, dan terduga pelaku juga masih bebas.

"Harapan kita dalam kasus ini, anak yang menjadi korban tidak bisa dipandang sebelah mata. Ini harus jadi perhatian," tuturnya.

Sementara mengenai kasus penganiayaan tersebut, Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait mengatakan, kasus ini masih dalam proses.

Saat ini penyidik masih menunggu hasil visum untuk melakukan penyidikan lebih lanjut.

"Nanti saya update ya, informasi terakhir dari penyidik menunggu hasil visum," kata Hippal. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.