Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu melalui unsur kelurahan mendorong warga Pulau Kelapa untuk memperkuat ketahanan pangan dengan menanam tanaman pangan di lingkungan mereka.

“Hari ini, kami memanen cabai yang merupakan bagian dari program ketahanan pangan, dan ini menunjukkan hasil positif di wilayah Kepulauan Seribu, salah satunya di RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) Nyiur Melambai, Kelurahan Pulau Kelapa,” kata Lurah Pulau Kelapa Muhammad Adriansyah di Jakarta, Jumat.

Kegiatan panen yang melibatkan unsur kelurahan, pengelola RPTRA, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu itu menghasilkan 1,4 kilogram cabai dengan nilai penjualan mencapai Rp112 ribu.

“Kegiatan panen cabai ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung program ketahanan pangan,” ujar Adriansyah.

Pihaknya juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemanfaatan lahan produktif di lingkungan permukiman.

Menurut dia, melalui kegiatan urban farming yang dikembangkan di RPTRA Nyiur Melambai, pihaknya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia menjadi lebih produktif.

“Selain mendukung kebutuhan pangan keluarga, hasil panen juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi warga," tutur Adriansyah.

Keberhasilan panen cabai tersebut, kata dia, juga menunjukkan kolaborasi antara pemerintah, kader PKK, pengelola RPTRA, dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang mandiri dalam penyediaan pangan.

Dia pun berharap kegiatan itu berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi warga untuk terus mengembangkan tanaman pangan di pekarangan maupun lahan yang tersedia.

“Dengan begitu, program ketahanan pangan nasional dapat didukung mulai dari tingkat keluarga," ungkap Adriansyah.

Sementara itu, warga Pulau Kelapa Sobri (43) mengatakan kegiatan budidaya cabai di RPTRA Nyiur Melambai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain menambah pengetahuan tentang cara menanam dan merawat cabai, hasil panennya juga dapat dirasakan bersama.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan agar warga semakin termotivasi memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam kebutuhan pangan sehari-hari," kata Sobri.