Pemkot Metro Pastikan Kuota Sekolah Rakyat Tepat Sasaran, 13 Siswa Lolos
taryono July 10, 2026 03:19 PM

Tribunlampung.co.id, Kota Metro - Pemerintah Kota Metro memastikan penjaringan calon peserta didik Program Sekolah Rakyat berjalan tepat sasaran. Sebanyak 13 anak asal Kota Metro dari keluarga prasejahtera dinyatakan lolos dan dijadwalkan berangkat ke asrama pada Senin, 13 Juli 2026.

Baca juga: Wagub Lampung Temui Calon Siswi Sekolah Rakyat di Metro, Beri Dukungan Sebelum Masuk Asrama

Ketua Tim Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Metro, Silfiana, mengatakan kuota Sekolah Rakyat diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.

"Kuota peserta didik asal Kota Metro yang lolos sebanyak 13 orang, terdiri atas enam siswa jenjang SMP dan tujuh siswa jenjang SMA," kata Silfiana, Jumat (10/7/2026).

Ia menjelaskan, penjaringan peserta dilakukan melalui penjangkauan langsung (scanning) berdasarkan data sasaran yang tersedia pada aplikasi SETARA milik Kementerian Sosial. Meski demikian, masyarakat juga dapat mendaftar secara mandiri melalui aplikasi tersebut.

"Bagi masyarakat yang ingin mendaftar secara mandiri dapat melalui aplikasi SETARA milik Kementerian Sosial. Sementara kami melakukan penjangkauan berdasarkan daftar sasaran yang tersedia di aplikasi tersebut," ujarnya.

Silfiana menambahkan, seluruh peserta didik yang lolos akan menempuh pendidikan berasrama di Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kabupaten Lampung Selatan.

"Harapan kami, ke-13 siswa ini dapat dilepas langsung oleh Wali Kota Metro sebelum keberangkatan," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Metro, Ahmad Hariyanto, menegaskan pentingnya akurasi data dalam pemenuhan kuota Program Sekolah Rakyat. Verifikasi lapangan terus dilakukan untuk memastikan bantuan pendidikan berasrama tersebut diterima oleh peserta yang benar-benar memenuhi kriteria.

"Saya berharap perekrutan siswa-siswi dari Kota Metro untuk Program Sekolah Rakyat benar-benar tepat sasaran. Artinya, siswa yang diusulkan harus sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan," tegas Ahmad Hariyanto.

Ia mengatakan, saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, pada Kamis (9/7/2026), Program Sekolah Rakyat dinilai menjadi peluang besar bagi keluarga prasejahtera di Lampung. 

Pasalnya, sekolah yang menyediakan jenjang SD, SMP, dan SMA di Lampung Selatan serta Lampung Timur tersebut menggratiskan seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan hidup peserta didik.

Dalam kunjungannya ke rumah salah satu calon siswi di Metro Pusat, Jihan Nurlela memastikan seluruh peserta didik yang diterima di Program Sekolah Rakyat akan memperoleh fasilitas lengkap, mulai dari makan tiga kali sehari, asrama yang layak, hingga pembinaan karakter dan spiritual selama 24 jam.

"Pemprov Lampung berharap, melalui Program Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kota Metro dapat memutus mata rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang berkualitas," ujar Jihan.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.