Ringkasan Materi dan Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP Materi Bab 1 Jelajah Nusantara
Siti Umnah July 10, 2026 04:27 PM

SRIPOKU.COM - Memasuki Fase D, tantangan belajar tentu berbeda dengan masa SD.

Dalam Kurikulum Merdeka, perjalanan awal bahasa Anda di tingkat SMP akan dibuka dengan petualangan literasi yang sangat eksotis lewat tema keindahan alam dan budaya Indonesia.

Pada Bab 1: Jelajah Nusantara, siswa diajak untuk mengeksplorasi ragam objek wisata, kuliner tradisional, dan seni budaya melalui lensa Teks Deskripsi.

Baca juga: Ringkasan Materi & Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Bab 1 Anak-anak yang Mengubah Dunia

Di bab ini, siswa tidak hanya belajar membaca, tetapi juga dilatih untuk mengindra sebuah objek secara mendalam agar mampu menuangkannya ke dalam tulisan yang hidup dan memikat pembaca.

Selain itu, siswa juga akan mempelajari aspek kebahasaan seperti kata berfiks (imbuhan), kata depan, serta penggunaan konjungsi.

Bagi adik-adik siswa kelas 7 yang ingin mencuri start belajar, orang tua yang mendampingi di rumah, maupun Bapak/Ibu guru yang sedang menyusun draf modul ajar, berikut kami sajikan Ringkasan Materi Esensial Bab 1 Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP beserta 5 Contoh Soal HOTS dan Kunci Jawabannya:

RINGKASAN MATERI BAB 1: JELAJAH NUSANTARA

1. Mengenal Teks Deskripsi

Teks deskripsi adalah teks yang melukiskan atau menggambarkan suatu objek (tempat, benda, orang, atau suasana) secara terperinci dan sejelas-jelasnya.

  • Tujuan: Membuat pembaca seolah-olah ikut melihat, mendengar, merasakan, atau mengalami sendiri apa yang sedang dipaparkan oleh penulis.
  • Ciri Utama: Menggunakan citraan pancaindra (penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, dan perabaan).

2. Struktur Teks Deskripsi

Teks deskripsi yang baik wajib memiliki tiga struktur utama berikut:

  • Identifikasi (Deskripsi Umum): Berisi nama objek yang dideskripsikan, lokasi, sejarah lahirnya, atau pernyataan umum tentang objek tersebut.
  • Deskripsi Bagian: Berisi perincian detail mengenai bagian-bagian objek berdasarkan tanggapan subjektif penulis (misal: bentuk fisik, warna, suasana, atau keunikan terperinci).
  • Simpulan/Kesan: Berisi kesan umum atau penilaian akhir penulis terhadap objek yang dikunjungi tersebut.

3. Unsur Kebahasaan Esensial

  • Kata Sifat (Adjektiva) & Kata Kunci Sensoris: Menggunakan kata-kata konkret untuk memperjelas penggambaran (misalnya: lembut, semburat merah, gemuruh ombak).
  • Majas Personifikasi: Gaya bahasa yang mengumpamakan benda mati seolah-olah memiliki sifat hidup seperti manusia (contoh: nyiur melambai-lambai di tepi pantai).

CONTOH SOAL HOTS BAHASA INDONESIA KELAS 7 SMP

Soal HOTS kelas 7 SMP dirancang untuk melatih nalar kritis dalam menganalisis struktur teks, memvalidasi penggunaan pancaindra secara kontekstual, dan mengkritisi kaidah kebahasaan.

  • Soal 1 (Menganalisis Penggunaan Citraan Pancaindra)

Cermati kutipan teks deskripsi berikut!

Memasuki area Pasar Kakilangit di Yogyakarta, aroma legit jenang lumer langsung menggelitik hidung. Di sudut lain, sayup-sayup terdengar alunan merdu musik bambu yang dimainkan secara teratur oleh para pemuda desa setempat.

Pembuktian penggunaan citraan pancaindra yang tepat pada kutipan teks di atas secara berurutan adalah...

A. Penglihatan dan perabaan

B. Penciuman dan pendengaran

C. Pengecapan dan penglihatan

Kunci Jawaban : B. Penciuman dan pendengaran

Pembahasan: Frasa "aroma legit... menggelitik hidung" melibatkan indra penciuman (pembauan), sedangkan frasa "sayup-sayup terdengar alunan merdu musik" melibatkan indra pendengaran.

  • Soal 2 (Menentukan Struktur Teks Deskripsi)

Perhatikan teks berikut!

Pantai Gigi Hiu yang terletak di Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung, menawarkan panorama yang berbeda dari pantai lainnya. Jika pantai lain identik dengan hamparan pasir putih, pantai ini justru dipenuhi oleh susunan batu karang yang menjulang tinggi secara artistik di sepanjang garis pantai.

Di dalam struktur teks deskripsi, paragraf di atas termasuk ke dalam bagian...

A. Deskripsi Bagian, karena merinci bentuk fisik batu karang.

B. Identifikasi, karena berisi nama objek, informasi lokasi, dan gambaran umum pembuka objek.

C. Simpulan, karena memuat kesan pribadi dari sang penulis teks.

Kunci Jawaban : B. Identifikasi, karena berisi nama objek, informasi lokasi, dan gambaran umum pembuka objek.

Pembahasan: Paragraf tersebut bertindak sebagai pembuka teks yang menerangkan nama objek (Pantai Gigi Hiu) beserta penunjuk lokasinya secara umum, sehingga dikategorikan sebagai bagian Identifikasi.

  • Soal 3 (Menganalisis Gaya Bahasa / Majas)

Kalimat di bawah ini yang paling kuat menggunakan majas personifikasi untuk menggambarkan suasana wisata Nusantara adalah...

A. Gunung Bromo menjulang sangat tinggi menembus awan kelabu di pagi hari.

B. Kabut tebal pagi itu perlahan-lahan menyelimuti puncak Gunung Merbabu dengan kelembutannya.

C. Air laut di Raja Ampat terlihat jernih bagaikan kaca cermin yang berkilau.

Kunci Jawaban : B. Kabut tebal pagi itu perlahan-lahan menyelimuti puncak Gunung Merbabu dengan kelembutannya.

Pembahasan: Kata "menyelimuti" adalah tindakan manusia (benda hidup) yang dilekatkan pada benda mati berupa "kabut tebal". Ini adalah ciri khas majas personifikasi. Pilihan C menggunakan majas asosiasi/perumpamaan (kata kunci: bagaikan).

  • Soal 4 (Aplikasi Aturan Penulisan Huruf Kapital dan Kata Depan 'di')

Penulisan kalimat deskripsi yang paling tepat dan baku sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) adalah...

A. Keindahan kain Tenun Songket dapat kita jumpai saat berkunjung ke Desa Pengrajin di Palembang.

B. Keindahan kain tenun songket dapat kita jumpai saat berkunjung ke desa pengrajin di Palembang.

C. Keindahan kain tenun songket dapat kita jumpai saat berkunjung ke desa pengrajin diPalembang.

Kunci Jawaban : B. Keindahan kain tenun songket dapat kita jumpai saat berkunjung ke desa pengrajin di Palembang.

Pembahasan: Kata "tenun songket" dan "desa pengrajin" tidak diikuti nama diri geografis spesifik untuk jenisnya sehingga ditulis dengan huruf kecil. Nama kota "Palembang" wajib kapital. Kata depan "di" yang menunjukkan tempat harus ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya ("di Palembang").

  • Soal 5 (Mengevaluasi Efektivitas Kalimat Deskripsi)

Penulis ingin menggambarkan betapa jernihnya air di sebuah danau terpencil.

Kalimat deskripsi yang paling efektif dan mampu membuat pembaca seolah-olah "melihat langsung" tingkat kejernihan air tersebut adalah...

A. Air di danau itu sangat bagus dan tidak kotor sama sekali sehingga banyak orang menyukainya.

B. Air danau itu begitu bening berkilau, bahkan kerikil-kerikil kecil dan ikan yang berenang di dasarnya dapat terlihat jelas dari permukaan.

C. Danau tersebut memiliki volume air yang sangat melimpah berkat curah hujan yang tinggi.

Kunci Jawaban : B. Air danau itu begitu bening berkilau, bahkan kerikil-kerikil kecil dan ikan yang berenang di dasarnya dapat terlihat jelas dari permukaan.

Pembahasan: Pilihan B memberikan deskripsi konkret dan terperinci yang memicu imajinasi visual pembaca ("kerikil di dasar terlihat jelas dari permukaan"), jauh lebih konkret dibanding pilihan A yang bermakna abstrak (bagus).

Kesimpulan

Melalui materi Bab 1 Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP ini, siswa diajak mengasah kepekaan rasa dan indra dalam mengapresiasi kekayaan Nusantara.

Menulis deskripsi bukan sekadar merangkai kata, melainkan seni mentransfer keindahan visual dan ruang ke dalam selembar kertas agar dapat dinikmati oleh orang lain.***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.