Jaga Ekosistem Sungai, DKP Bantul Tebar 48 Ribu Ikan Selama Tahun 2026
Joko Widiyarso July 10, 2026 05:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, akan menebar lebih dari 48.000 ikan ke enam titik perairan selama tahun 2026, guna menjaga ekosistem sungai.

Pengawas Perikanan DKP Kabupaten Bantul, Irawan Waluyo Jati, berujar, dari rencana itu, sudah ada satu titik yang direalisasikan dan lima titik yang akan dilakukan tebar ikan.

"Satu titik lokasi tebar ikan itu berisi 8.000 sekian ikan. Jumlah ikannya hampir 9.000 ikan. Kemudian jenisnya nilem dan tawes," ucapnya di sela-sela tugasnya, Jumat (10/7/2026).

Adapun rencana lima titik yang akan dilakukan tebar ikan meliputi di Kali Konteng Sedayu, Kali Oyo, Kali Opak Piyungan, hingga Kali Gawe.

Lebih lanjut, Irawan menyampaikan bahwa tebar ikan tidak hanya dilakukan oleh DKP Bantul tetapi juga DI Yogyakarta. Hanya saja, jumlah dan lokasi tebar ikan belum diketahui secara pasti.

"Kemudian, kami memilih tebar ikan untuk jenis nilem dan tawes ini karena jenis ini cepat besar. Khusus untuk tawes kan cepat besar apalagi di kondisi air deras berupa sungai," tutur dia.

Di sisi lain, kondisi perairan sungai di Bumi Projotamansari sebelumnya memang sudah banyak ikan jenis nilem dan tawes. Dengan begitu diharapkan, ikan tersebut dapat tumbuh untuk menjaga ekosistem alam.

"Namun, sebagai bentuk dukungan, kadang kami minta masyarakat memberi makan sehari dua kali berupa pelet. Itu biar ikan cepat besar," ujar Irawan.

Kendati demikian, bagi masyarakat yang memancing atau mencari ikan di sungai diharapkan tidak menangkap ikan yang baru ditebar tersebut. Sebab, ukurannya yang kecil, sehingga perlu berkembang untuk menjaga ekosistem sungai.

"Maka, setiap kali kami melakukan restoking ikan, kami selalu mengajak masyarakat supaya mereka juga menjadi sebuah kelompok masyarakat pengawas," tandas dia. (nei)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.