Jakarta (ANTARA) - Perumda Dharma Jaya menargetkan bisa menjangkau 1.416 titik distribusi protein hewani di wilayah Jakarta hingga akhir 2026 lewat layanan bazar di berbagai lokasi permukiman masyarakat.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mencatat hingga pertengahan 2026, perusahaan mencatat telah merealisasikan 816 titik bazar dalam upaya distribusi protein hewani.

"Tujuan utama kami adalah memastikan distribusi protein hewani dapat diakses langsung oleh masyarakat. Dengan 816 titik yang sudah berjalan, kami optimistis target 1.416 titik di akhir tahun ini dapat tercapai," ujarnya di Jakarta, Jumat.

Raditya menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari penjadwalan rutin di lapangan serta layanan food truck yang telah menjangkau berbagai lokasi permukiman warga.

Untuk menjaga konsistensi distribusi, perusahaan kini mengoperasikan empat unit kendaraan pendingin, meningkat dari sebelumnya hanya sebanyak dua unit.

Penambahan armada ini bertujuan untuk mempercepat mobilitas pasokan dari gudang menuju titik-titik bazar.

"Armada tambahan ini adalah investasi kami untuk menjamin kualitas produk tetap terjaga saat sampai ke konsumen, sekaligus agar kami bisa lebih responsif terhadap permintaan warga," ucapnya.

Lebih lanjut, Raditya mengatakan langkah ini merupakan bentuk dukungan perusahaan dalam menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen serta upaya membantu pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi pangan di Jakarta.

Adapun masyarakat yang ingin mengetahui daftar harga terbaru pasokan protein hewani di Jakarta dapat memantau informasi terkini melalui akun Instagram resmi @djawarameat.

BUMD DKI yang bergerak di bidang jasa pemotongan hewan, perdagangan daging, dan ternak itu juga telah mengoperasikan armada keliling untuk kegiatan pasar murah agar lebih banyak warga Jakarta mendapatkan bahan pangan pokok lebih terjangkau.

Mobil ini berkeliling ke berbagai kelurahan, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), rumah susun dan fasilitas publik di seluruh DKI Jakarta setiap hari.

Selain mobil keliling, Dharma Jaya juga mengembangkan sistem “hub pangan” bekerjasama dengan Perumda Pasar Jaya agar masyarakat bisa membeli bahan pokok murah setiap hari tanpa harus menunggu giliran pasar keliling.