Geger, Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kardus di Amarasi
Eflin Rote July 10, 2026 05:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Alexandro Novaliano Demon Paku

POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Warga Kelurahan Nonbes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang masih hidup di dalam sebuah kardus di kawasan Hutan Mnera Kabnono, RT 019/RW 010, Jumat (10/7/2026) pagi.

Dikonfirmasi POS.KUPANG.COM, Kasie Humas Polres Kupang, IPDA Lalu Rohandy Hidayat mengatakan bahwa bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga, Domitianus Bonat, sekitar pukul 06.30 Wita saat hendak menuju kebunnya. 

Ketika melintasi lokasi, Domitianus melihat sebuah kardus berwarna cokelat yang tergeletak di pinggir jalan.

Merasa curiga, ia kemudian mendekati dan membuka kardus tersebut. Betapa terkejutnya ia saat mendapati seorang bayi perempuan berada di dalamnya dalam kondisi masih hidup.

Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Amarasi dan Puskesmas Oekabiti agar bayi segera mendapatkan pertolongan.

Sekitar pukul 07.00 wita, personel piket Polsek Amarasi bersama tim medis tiba di tempat kejadian perkara. 

Baca juga: Camp Pemuda Klasis Amarasi Selatan, Bupati Ajak Pemuda Miliki Iman Kuat dan Mental Petarung

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal di lokasi sebelum mengevakuasi bayi tersebut ke Puskesmas Oekabiti untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat ditemukan, bayi itu dibungkus menggunakan handuk berwarna abu-abu dan diletakkan di atas selembar sprei berwarna merah muda di dalam kardus.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh Lusiana Kardosa, A.Md.Keb dan Afliana Tanesib, A.Md.Keb sekitar pukul 07.30 Wita, bayi tersebut diperkirakan berusia sekitar 38 jam atau lebih dari satu hari.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bayi memiliki berat badan 2.450 gram, panjang badan 49 sentimeter, lingkar kepala 31 sentimeter, lingkar dada 32 sentimeter, serta lingkar perut 32 sentimeter.

Dari hasil observasi tanda-tanda vital, kondisi bayi dinyatakan dalam keadaan sehat. 

Tim medis juga tidak menemukan adanya kelainan fisik pada bayi perempuan tersebut sehingga langsung menjalani perawatan di Puskesmas Oekabiti.

Sementara itu, pihak Polsek Amarasi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran bayi tersebut.

 Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan penelusuran di sekitar lokasi penemuan.

Kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak berwenang guna membantu proses penyelidikan dan mengungkap pelaku yang meninggalkan bayi perempuan itu. (nov)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.