TRIBUN-TIMUR.COM, MAKALE – Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat mengantre di SPBU 74.918.89 PT Adil Gasindo Jaya, Jalan Tritura, Kelurahan Kamali Pentalluan, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2026).
Antrean sudah terlihat sejak dini hari dan terus mengular hingga sore.
Kendaraan mengantre terdiri dari angkutan umum, mobil pribadi, pikap, hingga sepeda motor yang menunggu giliran mengisi bahan bakar minyak (BBM).
Makale merupakan ibu kota Kabupaten Tana Toraja.
Kawasan ini berada sekitar 315 kilometer di utara Makassar dengan waktu tempuh sekitar 7–8 jam melalui jalur darat.
Sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, dan jasa, Makale menjadi titik aktivitas masyarakat dari berbagai kecamatan sehingga kebutuhan BBM di wilayah ini relatif tinggi.
Jumlah kendaraan bermotor di daerah ini mencapai puluhan ribu unit, didominasi sepeda motor sebagai moda transportasi utama masyarakat.
Mobil penumpang, mobil barang, dan bus juga terus bertambah seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Salah seorang pengendara mobil, Toni, mengaku sudah datang sejak pukul 04.00 Wita.
Namun hingga pukul 08.30 Wita, ia masih berada dalam antrean.
"Saya sudah antre dari jam empat subuh. Kadang kalau antre panjang begini, tiba-tiba BBM habis, jadi kami harus menunggu lagi sampai stok tersedia," ujarnya sembari menjalankan pelan-pelan mobilnya.
SPBU tersebut mulai beroperasi pukul 06.16 Wita hingga 20.06 Wita setiap hari.
Pantauan Tribun-Toraja-com menunjukkan antrean tidak hanya terjadi di SPBU 74.918.89 PT Adil Gasindo Jaya.
Hampir seluruh SPBU di Kabupaten Tana Toraja dipadati kendaraan yang hendak mengisi BBM.
Di SPBU Jalan Tritura, antrean kendaraan memanjang hingga ke badan jalan.
Para pengendara tampak sabar menunggu giliran. Sebagian mematikan mesin kendaraan untuk menghemat BBM selama antre.
Suara mesin mobil dan knalpot sepeda motor terdengar silih berganti di area pengisian.
Sebagian pengendara tetap berada di dalam kendaraan. Sebagian lainnya memilih turun sambil menunggu antrean bergerak.
Deretan sepeda motor berjejer di jalur antrean.
Kendaraan terus berdatangan sehingga barisan semakin panjang.
Mobil-mobil pribadi juga memenuhi area SPBU hingga mendekati akses jalan raya.
Meski demikian, arus lalu lintas di sekitar lokasi masih dapat dilalui. Hanya saja, laju kendaraan melambat akibat antrean yang memanjang menuju area pengisian BBM.
Pengendara juga terus berdatangan untuk mendapatkan BBM.