Viral Pelajar di Lubuklinggau Dirundung Dekat SDN 22, Dipicu Persoalan Asmara
Refly Permana July 10, 2026 06:27 PM

 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Aksi perundungan sesama pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) viral di media sosial.

Peristiwa perkelahian ini diketahui melibatkan antara sesama pelajar siswa SMPN 1 Kota Lubuklinggau.

Pelajar yang melakukan perundungan diketahui berinisial AKS pelajar kelas 9, warga Kelurahan Jawa Kanan dengan R adik kelasnya.

Peristiwa perkelahian ini terjadi pada 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB di lorong sebelah SDN 22 di luar jam sekolah, ketika kedua pelajar tersebut sudah pulang dan baru viral sekarang.

Cerita bermula dari AKS saling ejek-ejekan dengan R di luar sekolah.

Baca juga: Ibu Muda Laporkan Anak Jadi Korban Perundungan di Palembang, Korban Dihajar di Tanah Kosong

Di saat persoalan dianggap sudah selesai, namun ternyata R masih menaruh dendam terhadap AKS.

Ketika AKS sedang mengumpulkan tugas, R bersama teman-temannya datang dan mengajak berkelahi, namun AKS menolak ajakan tersebut dengan alasan masih mau bersekolah.

Ketika AKS sedang menunggu jemputan, ia langsung diajak ke belakang oleh R untuk berkelahi. AKS sempat mencoba berlari tetapi ia masih saja dikejar dan langsung ditendang dari belakang hingga tersungkur.

Pada saat itu, AKS sempat berlari lagi menuju ke belakang rumah kediaman orang tua Wali Kota Lubuklinggau, namun teman-teman R malah mengejarnya.

Melihat AKS kabur, R dan teman-temannya bolak balik mencarinya untuk mengajaknya berkelahi, lalu ia tertangkap dan langsung dikelilingi oleh teman-teman R dan dipukuli hingga kepala AKS diinjak.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi melalui Kasat Intelkam Polres Lubuklinggau, Iptu Giartono SM menyampaikan sudah menindaklanjuti kejadian tersebut dan menyampaikan bila pemicu terjadinya peristiwa perkelahian ini diakibatkan masalah asmara.

"Diduga pemicu perkelahian ini akibat hubungan asmara antara kedua pelaku dengan salah satu siswi," ungkapnya pada wartawan, Jumat (10/7/2026).

Rencananya pihak sekolah akan melakukan pemanggilan terhadap kedua belah pihak dan akan dihadirkan oleh wali muridnya masing-masing.

Baca juga: Polisi Terapkan Diversi, Viral Kasus Perundungan Remaja Putri di Ogan Ilir Berakhir Damai

"Pihak sekolah akan melakukan mediasi pada hari Sabtu tanggal 11 Juli 2026 Pukul 10.00 WIB di ruang kantor SMPN 01 Lubuklinggau dengan Siswa yang terlibat dan didampingi oleh orang tuanya masing-masing," ungkapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.