TribunGayo.com, TAKENGON - Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah bergerak cepat menyalurkan bantuan masa panik kepada korban musibah kebakaran yang menghanguskan rumah warga di Dusun Dedingin, Kampung Wih Nongkal, Kecamatan Kute Panang, kabupaten setempat.
Bantuan tersebut diserahkan langsung pada Jumat (10/7/2026), sehari setelah musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis (9/7/2026) malam sekira pukul 19.35 WIB.
Baca juga: Satu Rumah Semi Permanen di Kute Panang Aceh Tengah Hangus Terbakar, 4 Mobil di Bengkel Selamat
Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Tengah, Majid SE MAP, menyampaikan bahwa bantuan uang tunai diserahkan kepada dua kepala keluarga yang terdampak guna meringankan beban di masa panik ini.
"Untuk rumah berkonstruksi semi permanen beserta isinya yang hangus total milik Satria Mika Hidayani (51), diberikan bantuan sebesar Rp 2.5 juta.
Sementara untuk satu unit rumah yang terimbas di sebelahnya milik Husni (30), diberikan bantuan sebesar Rp1,5 juta," terangnya.
Selain bantuan dari tingkat kabupaten, Baitul Mal Aceh Tengah juga telah melakukan langkah koordinasi cepat ke tingkat provinsi demi memaksimalkan penanganan korban.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Baitul Mal Aceh (Provinsi) untuk permohonan Bantuan Masa Panik tambahan, dan Alhamdulillah akan dibantu senilai Rp 8 juta lagi untuk korban," tambahkan Majid.
Secara terpisah, Ketua Badan Baitul Mal Aceh Tengah, Azkia Umar menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga yang tertimpa musibah.
"Ujian yang menimpa keluarga Bapak Satria Mika Hidayani dan keluarga, semoga Allah berikan kesabaran dan semoga Allah gantikan dengan yang lebih baik.
Semoga kejadian tersebut menjadikan muhasabah diri agar kita mengingat sang Pencipta," ujar Azkia Umar kepada wartawan TribunGayo.com, Alga Mahate Ara pada Jumat (10/7/2026).
Baca juga: Pemkab Aceh Tengah Terima Kunjungan Tim Satker Kemen PU, Tinjau Lahan Sekolah Rakyat di Pegasing
Azkia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzakki (pembayar zakat) yang selama ini telah memercayakan hartanya dikelola oleh pihak Baitul Mal.
Ia menegaskan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang terkumpul disalurkan secara transparan dan tepat sasaran kepada pihak-pihak yang berhak serta yang sedang membutuhkan pertolongan darurat.
"Dana zakat yang terkumpul ini disalurkan kepada pihak-pihak yang berhak menerimanya sebagai wujud kepedulian sosial, sekaligus ini adalah amanah besar bagi kami dalam pengelolaan dana umat," tegas Azkia.
Saat kebakaran terjadi, rumah milik Satria Mika Hidayani dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang berkunjung ke Kota Takengon.
Beruntung, respons cepat dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah yang mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran (damkar) dan satu unit mobil tangki berhasil melokalisir amukan si jago merah, sehingga rumah milik Husni di sebelahnya tidak habis terbakar seluruhnya.
Warga setempat juga sempat bergotong-royong menyelamatkan empat unit mobil yang sedang diperbaiki di bengkel milik Husni yang berada tepat di area terdampak.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, sementara penyebab pasti kebakaran masih diselidiki oleh pihak berwajib. (*)
Baca juga: Pemkab Aceh Tengah Terima Kunjungan Tim Kemendes PDT, Verifikasi Usulan Dua Jembatan Rp1,42 Miliar