Seni Ukir Kayu Khas Indonesia Terus Didorong untuk Diakui UNESCO
GH News July 10, 2026 09:08 PM
Jakarta -

Seni ukir kayu khas Indonesia terus didorong untuk diakui menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh UNESCO.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan seni ukir khas dari Indonesia merupakan warisan budaya yang memiliki nilai artistik sekaligus ekonomi kreatif yang sangat besar.

Menurut dia, karya para pengukir kayu dari Indonesia telah dikenal luas hingga mancanegara dan menjadi bagian dari industri kreatif global.

"Seni ukir Jepara bukan hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga merupakan pencapaian artistik yang tinggi sebagai ekspresi budaya Indonesia," ujar Fadli Zon, seperti dikutip Jumat (10/7/2026).

Ia pun mengingatkan bahwa jumlah generasi muda yang menekuni seni ukir kayu terus menurun setiap tahunnya, sehingga diperlukan langkah nyata untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya tersebut.

Sedangkan menurut Bupati Jepara, Witiarso Utomo, tantangan saat ini bukan hanya menjaga seni ukir sebagai tradisi, tetapi juga mengemas seni ukir agar tetap relevan dengan perkembangan zaman dan menarik bagi generasi muda.

"Kami berharap anak-anak muda semakin memahami sejarah seni ukir sehingga tradisi ini terus hidup dan berkembang," ujar dia.

Kementerian Kebudayaan juga terus mendorong berbagai program pelestarian, seperti pelatihan bersama maestro, pengembangan sekolah maupun lokakarya ukir, hingga peningkatan kapasitas generasi muda agar keterampilan mengukir tetap diwariskan.

Pemerintah pun terus mengupayakan pengakuan seni ukir sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO, sekaligus memperkuat mekanisme perlindungan (safeguarding) agar tradisi tersebut tetap lestari di masa depan.

Wahyu Setyo Widodo
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.