Spanyol vs Belgia: Duel Dua Generasi di Tengah Dominasi La Roja dalam Rekor Pertemuan
Facundo Chrysnha Pradipha July 10, 2026 09:10 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Laga Spanyol vs Belgia pada perempat final Piala Dunia 2026 di Los Angeles, Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB, diprediksi menjadi duel dua generasi yang ditentukan pertarungan sengit di lini tengah.

Prediksi tersebut disampaikan football enthusiast sekaligus konten kreator @Analiskampungsebelah, Hamid Anwar, dalam podcast Super Taktik Tribunnews bertajuk "Prediksi 8 Besar Piala Dunia 2026, Menghapus Label Favorit dan Kejutan".

Spanyol datang dengan komposisi yang didominasi generasi baru berpadu sejumlah pemain senior.

Pada skuad Belgia besutan Rudi Garcia, kondisinya sejatinya tidak jauh berbeda. Ia masih mengandalkan beberapa pemain yang tersisa dari generasi emas dengan tambahan pemain yang impresif dan konsisten dalam beberapa waktu terakhir.

"Bentrokan ini antara generasi baru Spanyol (yang sukses di Euro 2024) melawan generasi sisa kejayaan Belgia yang dihuni oleh beberapa pemain senior," ucap Hamid dalam podcast yang direkam di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah itu.

"Perbedaan gaya permainan antara skuad muda Spanyol dan pemain gaek Belgia akan terlihat sangat jelas di lapangan," tambahnya,

Spanyol dan Belgia masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

De La Fuente membimbing timnya yang mampu unggul dalam penguasaan bola khas Spanyol, akurasi umpan, dan organisasi permainan.

Sementara Garcia mengandalkan efektivitas serangan dengan gaya permainan yang lebih direct attack.

Prediksi Hamid, laga ini akan menyuguhkan tontonan bagaimana Spanyol yang mampu menjaga kendali permainan. Sementara Belgia diprediksi mengandalkan transisi cepat dan distribusi bola vertikal untuk membongkar pertahanan lawan. lawan.

Apalagi dengan garis pertahanan tinggi yang biasa diterapkan oleh anak asuh De La Fuente, momen serangan balik jika dimaksimalkan dengan baik bagi skuad Garcia dapat menjadi bumerang bagi Spanyol.

"Garcia tidak memaksa tim untuk menyerang secara frontal, melainkan menggunakan 'otak' dalam bermain, di mana pemain Belgia akan mundur jika lawan menutup ruang sebelum mencari celah kembali," ungkapnya.

Bagi Hamid, lini yang akan menjadi krusial bagi kedua tim nanti malam adalah duel di lini tengah karena memiliki kualitas pemain dengan visi bermain yang jelas, dan kecerdasan yang luar biasa.

"Pertarungan sengit akan terjadi di lini tengah," tambahnya.

"Duel visi permainan antara pemain seperti Pedri atau Dani Olmo melawan kecerdasan Kevin De Bruyne, serta peran penting sayap Spanyol, Cucurella dalam menyuplai umpan," jelasnya.

Head to Head

Terlepas dari duel taktik dan adu kecerdasan antarpemain, Belgia tak punya rekor bagus saat melawan Spanyol.

Dari 22 pertemuan, Belgia hanya meraih lima kemenangan dan kini sudah 11 laga beruntun tanpa pernah mengalahkan Spanyol. Menariknya, kemenangan terakhir Belgia atas Spanyol terjadi di perempat final Piala Dunia 1986 di Meksiko, juga di kawasan Amerika Utara. Saat itu Belgia lolos lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu.

Belgia mengalahkan Spanyol pada waktu normal terakhir kali terjadi pada Euro 1980.

Prediksi Opta menilai, Spanyol berpeluang lolos dalam 90 menit waktu pertandingan melawan Belgia sebesar 58,3 persen.

Sementara Belgia hanya 19,1 persen.

Jika lebih jauh lagi sampai adu penalti, Spanyol memiliki peluang lebih besar hingga 69,8 persen untuk melangkah ke semifinal.

Spanyol tidak terkalahkan di bawah asuhan Luis De La Fuente di turnamen-turnamen besar, menang 11 dari 12 pertandingan, dan hanya sekali imbang.

La Roja selalu lolos dari babak knockout di keenam turnamen besar mereka. Hanya ada dua pelatih yang pernah lolos dari tujuh pertandingan knockout pertama mereka melawan negara-negara Eropa, yakni Vittorio Pozzo (delapan pertandingan pertama bersama Italia, 1934-1938) dan Vicente del Bosque (tujuh pertandingan pertama bersama Spanyol, 2010-2012).

Catatan impresif De La Fuente dan dominasi historis Spanyol membuat La Roja lebih dijagokan. Namun pengalaman Belgia di laga besar tetap berpotensi menghadirkan kejutan.

(Tribunnews.com/Sina)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.