Curhat Pilu Ibu yang Anak Gadisnya Korban Perundungan di Palembang, Desak Pelaku Pindah Sekolah
Refly Permana July 10, 2026 09:27 PM

 

SRIPOKU. PALEMBANG - Leni (35), ibu dari korban perundungan yang dilakukan oleh adik kelasnya di SMPN 33 Palembang, menangis ketika menceritakan peristiwa yang dialami putrinya. 

Leni meminta pelaku diberhentikan dari sekolah karena khawatir kejadian serupa akan kembali terulang.

"Saya minta pelaku keluar dari sekolah ini. Takutnya kejadian seperti ini terulang lagi," ujar Leni sambil menangis, usai mediasi di sekolah, Jumat (10/7/2026).

Ia tak mau anaknya yang pindah sekolah lain gara-gara permasalahan ini, terlebih lagi AL sudah duduk di bangku kelas sembilan (IX). Ia juga sudah merasa nyaman bersekolah di SMPN 33 Palembang.

Baca juga: Ibu Muda Laporkan Anak Jadi Korban Perundungan di Palembang, Korban Dihajar di Tanah Kosong

"Kalau mau ngurus-ngurus pindah sekolah, nanti susah karena mau adaptasi lagi," katanya.

Sebelum kejadian, putrinya sempat mendapat ancaman dari pelaku. 

Korban diminta datang ke sekolah dan diancam akan tetap dicari apabila tidak hadir pada hari itu.

"Anak saya bilang kalau tidak datang ke sekolah, hari Senin dia tetap akan dicari. Karena itu anak saya datang. Dia juga menemui seperti biasanya, ternyata setelah bertemu langsung dibully," ujarnya.

Aksi perundungan tersebut direkam menggunakan telepon seluler milik pelaku yang dibantu temannya.

Ada beberapa teman pelaku di lokasi saat kejadian, namun tidak ada yang berusaha menghentikan aksi tersebut.

Tak hanya menendang dan menjambak, bahkan AL didorong hendak masuk ke dalam dam.

Beruntung AL bisa menahan badannya sehingga tak terjatuh ke dalam.

Baca juga: Kasus Perundungan Pelajar SMP di Lubuklinggau, Kepala Korban Diinjak, Berakhir Damai Secara Adat

"Saya sedih melihat anak saya diperlakukan seperti itu. Di sana ada beberapa teman pelaku, tapi tidak ada satu pun yang menolong anak saya. Mereka hanya melihat kejadian itu," katanya dengan mata berkaca-kaca.

Meski keluarga telah menghadiri proses mediasi, Leni menegaskan tetap berharap pihak sekolah memberikan sanksi tegas kepada pelaku demi memberikan rasa aman kepada putrinya saat kembali bersekolah.

"Kami harap sekolah memberikan sanksi tegas untuk pelaku," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.