Gelandang Portugal, Bruno Fernandes, mengakui bahwa ia masih sulit menerima kenyataan timnya tersingkir lebih awal dari Piala Dunia FIFA setelah kalah 1-0 dari Spanyol pada babak 16 besar.
Portugal memasuki turnamen ini sebagai salah satu favorit juara, terutama setelah memenangkan UEFA Nations League 2025 dan memiliki skuad kuat yang dipimpin oleh Cristiano Ronaldo serta beberapa bintang Paris Saint-Germain yang telah menjuarai Liga Champions.
Fernandes tiba di turnamen dalam kondisi terbaik setelah menjalani musim luar biasa bersama Manchester United, di mana ia mencatat rekor sepanjang masa di Liga Premier Inggris untuk jumlah assist terbanyak dalam satu musim.
Melalui unggahan di media sosial, Fernandes menyampaikan perasaannya setelah Portugal tersingkir dari kompetisi tersebut.
“Sedih, frustrasi, dan kecewa,” tulis Fernandes yang berusia 31 tahun.
Ia menambahkan bahwa kualitas skuad Portugal membuatnya memiliki harapan besar untuk melaju jauh di Piala Dunia.
“Kelompok pemain ini meningkatkan ekspektasi saya, bukan hanya karena kualitas mereka, tetapi juga karena tim luar biasa yang telah kami bangun selama bertahun-tahun,” tulis Fernandes.
Portugal hanya meraih dua kemenangan dari lima pertandingan, masing-masing atas Uzbekistan dan Kroasia, sebelum akhirnya disingkirkan oleh Spanyol.
Meski kecewa, Fernandes tetap menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung tim sepanjang turnamen.
“Terima kasih kepada semua pemain, staf pelatih, dan semua orang yang mendukung serta membantu kami setiap hari selama Piala Dunia,” tulisnya.
“Kepada seluruh rakyat Portugal, terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dan kepercayaan kalian.”