Jakarta (ANTARA) -

Pebalap UAE Emirates-XRG, Tadej Pogacar, empertahankan jersei kuning sebagai pemimpin klasemen umum Tour de France 2026 setelah menyelesaikan etape ketujuh menuju Bordeaux dengan aman, Jumat.

"Kami memiliki suasana yang sangat baik di dalam tim, dan itu tetap sama sekarang setelah kami mengenakan jersei kuning," kata Pogacar seperti dikutip laman Tour de France pada Jumat.

Etape yang didominasi para sprinter itu tidak mengubah persaingan di papan atas klasemen umum. Pogacar menghindari berbagai potensi insiden sepanjang rute sehingga tetap memimpin Tour de France menjelang etape kedelapan menuju Bergerac.

Juara Tour de France tiga kali itu mengatakan etape menuju Bordeaux memang terasa lebih ringan dibandingkan etape sebelumnya, tetapi tetap menuntut konsentrasi tinggi.

Menurut dia, para pembalap harus menjaga suhu tubuh sekaligus berhati-hati saat melintasi kawasan perkotaan yang berpotensi memicu insiden.

"Kami harus berhati-hati dan kami melakukannya dengan baik. Ini hari yang bagus," ujar pembalap asal Slovenia tersebut.

Pogacar mengakui dirinya dan pembalap lain masih merasakan dampak kerasnya etape sehari sebelumnya.

"Kami semua bersyukur karena hari ini merupakan etape yang lebih mudah," ujar Pogacar.

Etape ketujuh dimenangi pembalap Belgia Tim Merlier (Soudal Quick-Step) yang menjadi yang tercepat dalam sprint massal di Bordeaux.

Kemenangan itu merupakan kemenangan etape keempat Merlier di Tour de France setelah tiga kemenangan pada edisi 2021 dan 2025.

Soren Waerenskjold (Uno-X Mobility) finis di posisi kedua, diikuti Biniam Girmay (NSN) di posisi ketiga, sedangkan Jasper Philipsen (Alpecin-Premier Tech) menempati posisi kelima.

Hasil etape ketujuh memastikan Pogacar tetap mengenakan jersei kuning sebagai pemimpin klasemen umum menjelang etape kedelapan yang kembali berkarakter datar dan diperkirakan akan menjadi peluang bagi para sprinter.