Istri Menteri Kepincut Kain Lagosi, Booth Dekranasda Makassar Diserbu Pengunjung di HUT Dekranas
Alfian July 11, 2026 02:22 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Keramaian langsung terasa di area pameran HUT ke-46 Dekranas di Trans Studio Mall Makassar, Jumat (10/7/2026). 

Sejak pintu pameran dibuka, arus pengunjung terus mengalir menuju deretan booth yang menampilkan berbagai produk kerajinan dari seluruh Indonesia.

Salah satu yang paling ramai disinggahi adalah booth Dekranasda Kota Makassar. 

Hampir tak ada waktu lengang. Pengunjung datang bergantian untuk melihat lebih dekat beragam produk unggulan hasil karya pelaku UMKM binaan Dekranasda.

Suasana di dalam booth dipenuhi aktivitas. 

Sebagian pengunjung sibuk memilih kain, sebagian lainnya mencoba aksesori, sementara beberapa tamu tampak berbincang langsung dengan para perajin mengenai proses pembuatan produk yang dipamerkan.

Rak-rak pajangan perlahan mulai kosong. Beberapa produk bahkan habis lebih cepat dari perkiraan panitia. 

Tingginya minat pengunjung membuat transaksi jual beli berlangsung hampir tanpa henti hingga sore hari.

Kain tenun Lagosi menjadi magnet utama. 

Motif khas dengan perpaduan warna yang elegan membuat banyak tamu berhenti cukup lama untuk mengamati setiap lembar kain yang dipajang sebelum akhirnya memutuskan membeli.

Tak hanya kain Lagosi, baju bodo modern juga menjadi incaran. 

Baca juga: Ibu-Ibu Tebar Pesona di HUT Dekranas, Selvi Ananda: Cantikna Ngaseng

HUT DEKRANAS - Gubernur Sulawesi Selatan bersama istri, Naoemi Octarina Sudirman (baju hijau) bersama Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian (oranye) dan Ketua Dekranasda Makassar Melinda Aksa (kanan) bersiap menyambut kedatangan Ketua Dekranas pusat, Selvi Gibran di Halaman Trans Studio Mal Jl Metro Tanjung Bunga, Jumat (10/7/2026). Istri Wakil Presiden RI, para istri menteri, istri gubernur, bupati, dan wali kota hadir dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).
HUT DEKRANAS - Gubernur Sulawesi Selatan bersama istri, Naoemi Octarina Sudirman (baju hijau) bersama Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian (oranye) dan Ketua Dekranasda Makassar Melinda Aksa (kanan) bersiap menyambut kedatangan Ketua Dekranas pusat, Selvi Gibran di Halaman Trans Studio Mal Jl Metro Tanjung Bunga, Jumat (10/7/2026). Istri Wakil Presiden RI, para istri menteri, istri gubernur, bupati, dan wali kota hadir dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas). (Tribun Timur/ Siti Aminah)

Busana tradisional khas Sulawesi Selatan itu menarik perhatian karena tampil dengan sentuhan desain yang lebih kekinian tanpa meninggalkan nilai budaya yang melekat.

Di sudut lain, tas anyaman, perhiasan handmade, bando, aksesori, hingga berbagai produk kriya buatan tangan ikut menjadi buruan. 

Sementara itu, minyak gosok tradisional khas Makassar juga termasuk produk yang paling banyak dicari pengunjung.

Ramainya booth tidak hanya diisi masyarakat umum. 

Sejumlah tamu VIP tampak bergantian datang, mulai dari kepala daerah, istri kepala daerah, hingga para tamu undangan dari kementerian yang menghadiri rangkaian HUT Dekranas ke-46 di Makassar.

Booth Dekranasda Kota Makassar juga mendapat perhatian dari istri Menteri UMKM, Agustina Hastarini, istri Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Ketua Bidang Kemitraan Dekranas Pusat, Adinda Yuanita, serta Ketua Harian Dekranas, Tri Suswati Tito Karnavian.

Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, tampak mendampingi para tamu yang datang. 

Ia memperkenalkan satu per satu produk unggulan, sekaligus menjelaskan cerita di balik proses pembuatannya yang masih dikerjakan secara tradisional oleh para perajin lokal.

Di hadapan para tamu, Melinda menjelaskan bahwa kain Lagosi dibuat melalui proses menenun yang membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan waktu yang tidak singkat.

 Setiap motif memiliki makna yang merepresentasikan kekayaan budaya Sulawesi Selatan.

Para tamu terlihat antusias mendengarkan penjelasan tersebut.

Mereka sesekali menyentuh tekstur kain, mengamati detail motif, hingga bertanya mengenai bahan baku dan teknik pengerjaan yang digunakan para perajin.

Melinda mengatakan tingginya antusiasme pengunjung menjadi kabar baik bagi para pelaku UMKM Kota Makassar. 

Menurutnya, sambutan positif tersebut menunjukkan bahwa produk lokal memiliki daya saing yang semakin kuat.

"Alhamdulillah, antusiasme pengunjung luar biasa. Banyak produk kami yang hampir habis diborong. Ini menjadi motivasi bagi para perajin untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi produk," ujar Melinda.

Ia menambahkan, momentum HUT Dekranas bukan sekadar ajang pameran, tetapi menjadi ruang promosi yang mempertemukan perajin dengan pembeli, pelaku usaha, hingga calon mitra dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Melinda, kehadiran tamu dari berbagai provinsi membuka peluang lebih besar bagi UMKM Makassar untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkenalkan identitas budaya daerah melalui produk kriya dan wastra.

Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi ketika Adinda Yuanita memilih langsung sejumlah kain Lagosi di booth Dekranasda Kota Makassar.

Ia terlihat mengamati motif satu per satu sebelum akhirnya memborong belasan lembar kain tenun tersebut.

Adinda mengaku terkesan dengan kualitas hasil karya para perajin Makassar. 

Menurutnya, kain Lagosi memiliki karakter yang kuat sekaligus mencerminkan kekayaan budaya yang layak diperkenalkan ke pasar yang lebih luas.

"Saya sangat mengapresiasi produk-produk UMKM binaan Dekranasda Kota Makassar. Kualitasnya sangat baik, memiliki ciri khas yang kuat, dan layak dipromosikan ke pasar yang lebih luas. Kain Lagosi ini juga sangat indah dan memiliki nilai budaya yang tinggi," katanya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.