Washington DC (ANTARA) - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) telah menyelesaikan dialog informal dengan tiga kandidat yang bersaing menjadi Sekretaris Jenderal PBB berikutnya, dengan seorang kandidat lainnya dijadwalkan mengikuti proses serupa pada akhir bulan ini.

Presiden DK PBB untuk bulan Juli sekaligus Perwakilan Tetap Republik Demokratik Kongo untuk PBB, Zenon Ngay Mukongo, mengatakan anggota Dewan Keamanan pekan ini bertemu mantan Presiden Senegal Macky Sall, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) Rafael Grossi, serta mantan Menteri Luar Negeri Guyana Carolyn Rodrigues-Birkett.

"Anggota Dewan Keamanan menggelar dialog informal pada 7 Juli 2026 dengan Macky Sall sebagai kandidat yang diajukan Republik Burundi untuk posisi Sekretaris Jenderal PBB," kata Mukongo di Washington DC, Jumat.

Ia menjelaskan bahwa DK PBB juga menggelar dialog dengan Grossi pada 7 Juli setelah pencalonannya diajukan Argentina, serta dengan Rodrigues-Birkett pada 9 Juli setelah dinominasikan Guyana.

Menurut Mukongo, masing-masing kandidat memaparkan visi mereka mengenai masa depan PBB, menjelaskan tantangan yang dihadapi organisasi tersebut, dan mengikuti sesi diskusi interaktif bersama anggota Dewan Keamanan.

"Dalam dialog dengan masing-masing kandidat, mereka memaparkan pandangan mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi PBB," ujarnya. "Setelah itu dilanjutkan dengan pertukaran pandangan secara interaktif bersama anggota Dewan Keamanan."

Mukongo mengatakan Dewan Keamanan akan melanjutkan proses seleksi sesuai Pasal 97 Piagam PBB serta pedoman yang tercantum dalam surat bersama Presiden Majelis Umum PBB dan Presiden Dewan Keamanan tertanggal 25 November 2025.

"Dewan Keamanan berencana menyampaikan rekomendasi kepada Majelis Umum tepat waktu sehingga penetapan oleh Majelis Umum memberikan waktu yang cukup bagi Sekretaris Jenderal terpilih untuk mempersiapkan diri sebelum mulai menjabat," katanya.

Saat ditanya mengenai jalannya dialog, Mukongo menjelaskan bahwa anggota Dewan Keamanan mengajukan banyak pertanyaan yang mencakup berbagai tantangan global yang dihadapi PBB.

"Ada banyak pertanyaan. Setiap anggota Dewan Keamanan mengajukan satu atau dua pertanyaan klarifikasi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi PBB," ujarnya.

Mukongo menolak mengungkap isi pembahasan secara rinci, namun mengatakan para kandidat menjelaskan pendekatan yang akan mereka tempuh dalam menghadapi berbagai persoalan internasional apabila terpilih.

"Para kandidat menyampaikan bagaimana mereka berencana menghadapi tantangan-tantangan yang sulit itu sehingga kami memperoleh gambaran mengenai apa yang ingin dilakukan masing-masing kandidat apabila terpilih menjadi Sekretaris Jenderal," katanya.

Mukongo juga memastikan masih ada satu kandidat yang belum mengikuti dialog.

"Masih ada satu kandidat yang belum berada di sini dan saya yakin dialognya akan berlangsung pada tanggal 27," ujarnya, merujuk pada Maria Fernanda Espinosa Garces.

Pengganti Sekretaris Jenderal PBB petahana, Antonio Guterres, akan menjalani masa jabatan selama lima tahun yang dimulai pada 1 Januari 2027.

Sesuai Pasal 97 Piagam PBB, Sekretaris Jenderal diangkat oleh Majelis Umum berdasarkan rekomendasi Dewan Keamanan PBB.

Sumber: Anadolu