Portugal telah menunjuk Jorge Jesus sebagai pelatih kepala tim nasional yang baru, menyusul hasil mengecewakan di Piala Dunia yang membuat mereka tersingkir di babak 16 besar.
Pelatih berusia 71 tahun itu, yang merupakan sosok veteran dalam sepak bola Portugal, mengambil alih posisi tersebut setelah federasi berpisah dengan Roberto Martinez.
Jesus membawa pengalaman luas setelah menukangi sejumlah klub besar di Portugal seperti Benfica dan Sporting Lisbon. Posisi terakhirnya adalah sebagai pelatih klub Arab Saudi, Al-Nassr, di mana ia sempat melatih bintang timnas Portugal, Cristiano Ronaldo.
Federasi Sepak Bola Portugal secara resmi mengumumkan kedatangan Jesus melalui platform X, dengan pernyataan: “Perjalanan baru dimulai hari ini. Selamat datang di Tim Nasional, Mister Jorge Jesus.”
Perubahan pelatih ini terjadi di tengah perdebatan besar terkait penampilan Portugal di Piala Dunia, terutama mengenai peran Ronaldo yang kini berusia 41 tahun.
Para penggemar dan media banyak mempertanyakan keputusan Martinez yang tetap memberi porsi besar bagi sang penyerang veteran, dengan anggapan bahwa serangan tim terlalu bergantung pada pemain berusia senja tersebut.
Jorge Jesus diperkenalkan secara resmi sebagai pelatih baru Portugal pada hari Jumat.
Ronaldo, yang merupakan pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional putra dengan 146 gol, sebelumnya telah menyatakan bahwa Piala Dunia terakhir ini kemungkinan menjadi yang terakhir baginya. Namun, ia belum mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional, dan akan berusia 43 tahun ketika Kejuaraan Eropa 2028 digelar.
Jesus, yang menyebut Ronaldo sebagai “simbol” olahraga Portugal, memastikan bahwa ia akan membahas masa depan sang pemain.
“Itu adalah percakapan yang akan kami lakukan. Apa yang dia inginkan untuk masa depan kariernya?” ujar Jesus kepada wartawan saat konferensi perkenalannya. Ronaldo sendiri masih memiliki kontrak bersama Al-Nassr hingga 2027.
Setelah Portugal tersingkir dari Piala Dunia awal pekan ini, Ronaldo mengatakan: “Saya telah memenangkan tiga trofi untuk Portugal; sebelum Cristiano Ronaldo, Portugal belum pernah memenangkan satu pun gelar.”
“Gelar terbesar yang pernah dimenangkan tim nasional adalah pada tahun 2016, Kejuaraan Eropa, yang bagi saya sama berharganya dengan Piala Dunia.”
Ia melanjutkan, “Saya meninggalkan turnamen ini dengan hati yang tenang karena telah memberikan yang terbaik untuk Portugal. Besok hari baru akan datang, dan kehidupan terus berjalan.”
Ronaldo juga menambahkan: “Saya sedih meninggalkan Piala Dunia dengan cara seperti ini. Saya sudah memberikan segalanya. Ini adalah Piala Dunia terakhir saya, ya, tetapi sekarang saya akan memiliki waktu untuk merenung dan bersama keluarga. Saya tidak akan mengambil keputusan tergesa-gesa.”
Terlepas dari keputusan Ronaldo, Jorge Jesus kini mewarisi skuad yang penuh talenta, terutama di lini tengah dengan kehadiran pemain-pemain seperti Bruno Fernandes, Vitinha, dan João Neves.