TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terkait potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia pada periode 9–22 Juli 2026.
Peringatan ini muncul karena adanya kombinasi fenomena Bulan perigee dan fase Bulan baru (new moon) yang diperkirakan terjadi pada 14 Juli 2026.
BMKG melalui akun Instagram @infobmkg menjelaskan, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian pasang maksimum air laut, sehingga kawasan pesisir berisiko terdampak banjir rob.
Perigee adalah saat jarak Bulan dengan Bumi berada di titik terdekat dalam orbitnya.
Bulan Baru terjadi ketika Bulan berada hampir segaris dengan Bumi dan Matahari, sehingga permukaannya tampak gelap dari Bumi.
Menurut penjelasan NOAA, posisi Bulan dan Matahari yang lebih dekat ke Bumi membuat gaya gravitasi meningkat.
• Cuaca Besok 12 Juli 2026 di 38 Provinsi Indonesia! 3 Provinsi Bakal Hujan Angin Kencang
Inilah yang menjadi penyebab utama pasang surut air laut.
1. Aceh (9-17 Juli 2026)
Pesisir Lhokseumawe.
2. Sumatera Utara (12-18 Juli 2026)
Medan Belawan.
Medan Labuhan.
Medan Marelan.
3. Kepulauan Riau
Batam (13-20 Juli 2026).
Karimun (12-19 Juli 2026).
4. Sumatera Barat (14-17 Juli 2026)
Kota Padang.
Kabupaten Padang Pariaman.
Kabupaten Pesisir Selatan.
Kabupaten Agam.
Kabupaten Pasaman Barat.
Kepulauan Mentawai (Pulau Pagai, Siberut, dan Sipora).
5. Jambi (9-19 Juli 2026)
Tanjung Jabung Barat.
Tanjung Jabung Timur.
6. Kepulauan Bangka Belitung (12-17 Juli 2026)
Pesisir Bangka.
Pesisir Belitung.
7. Banten
Perairan Utara Serang (Kasemen, Pontang, Tirtayasa): 11-15 Juli.
Selat Sunda Barat Pandeglang (Labuan): 16 Juli.
Pesisir Selatan Pandeglang (Cikeusik): 12-17 Juli.
Perairan Selatan Lebak (Bayah): 12-17 Juli.
8. DKI Jakarta (9-16 Juli 2026)
Kamal Muara.
Kapuk Muara.
Pluit.
Ancol.
Kamal.
Marunda.
Cilincing.
Tanjung Priok.
Muara Angke.
Penjaringan.
Kalibaru.
9. Jawa Barat
9-16 Juli 2026
Kabupaten Bekasi.
Kabupaten Karawang.
14-18 Juli 2026
Kabupaten Sukabumi.
Kabupaten Garut.
Kabupaten Cianjur.
Kabupaten Tasikmalaya.
Kabupaten Pangandaran.
• Mengenal Fenomena Solstis Matahari 2026, Titik Balik Matahari yang Terjadi Dua Kali Setahun
10. Jawa Tengah
11-21 Juli 2026
Kota Semarang.
Kabupaten Demak.
Kabupaten dan Kota Pekalongan.
Kabupaten Batang.
Kabupaten Kendal.
Kabupaten Jepara.
13-18 Juli 2026
Kabupaten Brebes.
Kota Tegal.
Kabupaten Tegal.
Kabupaten Pemalang.
11. Jawa Timur
Pesisir Timur Surabaya (Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo): 13-16 Juli.
Pelabuhan Surabaya: 11-17 Juli.
12. Bali (12-19 Juli 2026)
Gianyar.
Badung.
Denpasar.
Tabanan.
Klungkung.
Jembrana.
13. Nusa Tenggara Barat (10-18 Juli 2026)
Lembar.
Bima.
14. Kalimantan Utara (15-19 Juli 2026)
Perairan Tarakan.
15. Kalimantan Barat (13-18 Juli 2026)
Sebagian bantaran Sungai Kapuas.
16. Kalimantan Tengah (14-20 Juli 2026)
Kumai.
Pantai Lunci.
Kuala Jelai.
Kuala Pembuang.
Sampit.
Kapuas Pesisir.
17. Sulawesi Utara
13-18 Juli 2026
Kepulauan Sangihe.
14-18 Juli 2026
Bolaang Mongondow Utara.
Bolaang Mongondow.
Minahasa Selatan.
Manado Tua.
Manado.
Kepulauan Sitaro.
14-17 Juli 2026
Bitung.
Kema.
Minahasa Utara.
Kepulauan Talaud.
14-16 Juli 2026
Minahasa Tenggara.
18. Maluku
8-20 Juli 2026
Ambon.
Maluku Tengah.
Seram Bagian Timur: 8-22 Juli 2026.
Kepulauan Kai: 12-17 Juli 2026.
Kepulauan Aru: 8-21 Juli 2026.
Kepulauan Tanimbar: 13-18 Juli 2026.
(*)