Gerakan Ayah Antar Anak ke Madrasah, Kemenag Aceh Barat: Bangun Kepercayaan Diri dan Karakter Anak
Muhammad Hadi July 11, 2026 03:03 AM

Gerakan Ayah Antar Anak ke Madrasah, Kemenag Aceh Barat: Bangun Kepercayaan Diri dan Karakter Anak

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Hari pertama masuk madrasah tahun ajaran baru menjadi momentum penting bagi Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Barat untuk memperkuat keterlibatan keluarga dalam dunia pendidikan. 

Melalui Gerakan Ayah Antar Anak Masuk Madrasah, Kemenag Aceh Barat mengajak para ayah hadir langsung mendampingi anak-anak mereka sebagai bentuk dukungan moral dan penguatan pendidikan karakter.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H Khairul Azhar, mengatakan kehadiran ayah saat mengantar anak ke madrasah memiliki makna lebih dari sekadar aktivitas mengantar ke sekolah. 

Menurutnya, momen tersebut menjadi simbol kasih sayang, perhatian, serta komitmen orang tua terhadap masa depan pendidikan anak.

"Madrasah tidak hanya mendidik kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk akhlak dan karakter,” katanya, Jumat (10/7/2026).

“Karena itu, sinergi antara madrasah dan keluarga, khususnya peran ayah, menjadi bagian penting dalam mewujudkan generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah," sambungnya.

Ia menjelaskan, keterlibatan ayah dalam proses pendidikan anak dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan psikologis dan emosional anak. 

Kehadiran figur ayah sejak awal tahun ajaran diyakini mampu meningkatkan rasa percaya diri, menumbuhkan semangat belajar, serta memberikan rasa aman bagi anak dalam menjalani proses pendidikan.

Gerakan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak. 

Kemenag Aceh Barat menilai kolaborasi antara rumah dan madrasah merupakan kunci dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat.

“Pendidikan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab madrasah, tetapi membutuhkan dukungan penuh dari keluarga. Ketika orang tua dan madrasah berjalan bersama, maka pembentukan karakter anak akan lebih maksimal,” katanya.

Kemenag Aceh Barat mengajak seluruh kepala madrasah, dewan guru, komite madrasah, serta para orang tua untuk menjadikan hari pertama masuk madrasah sebagai awal membangun hubungan yang lebih erat antara keluarga dan lembaga pendidikan.

(Serambinews.com/Agus Ramadhan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.