TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - BMKG memprakirakan cuaca sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (10/7/2026) berawan tebal hingga berawan.
Cuaca pagi hingga malam berawan tebal, dini hari berawan hingga cerah berawan. Beberapa wilayah kabut pada dini hari.
Suhu maksimum 33 derajat Ceclius dan minimum 13 derajat Celcius. Suhu minimum di wilayah dataran tinggi seperti Ruteng, Bajawa, Borong, Soe, dan Ende.
BMKG mengingatkan bahwa angin monsoon timur sudah aktif sehingga menyebabkan musim kemarau di NTT.
Oleh karena itu, masyarakat diminta waspada angin kencang yang sifatnya kering yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah NTT.
Baca juga: BMKG: Suhu Udara Sejumlah Wilayah di NTT Terpantau Rendah saat Malam hingga Dini Hari
Wilayah yang mendapat peringatan angin kencang yaitu, Kabupaten Kupang, Kota kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.
BMKG juga mengungkapkan analisis citra satelit terkini juga menunjukkan keberadaan udara kering dari selatan Indonesia, terutama di sekitar Samudra Hindia selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.
Massa udara kering ini berpotensi mengurangi peluang pertumbuhan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian selatan seperti Jawa, Bali, NTB, dan NTT.
Musim kemarau yang semakin meluas ini didukung dengan masih bertahannya Fenomena El Nino di Samudra Pasifik, terlihat dari indeks Nino 3.4 sebesar +1,25 serta Southern Oscillation Index (SOI) sebesar -24,7, sehingga potensi pengurangan curah hujan di wilayah Indonesia semakin tinggi.
BMKG/Tribun Flores