Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Empat hari menjelang bergulirnya Kapolda Cup Road to Kapolri Cup E-Sports 2026 "Dream to Become", Polda Maluku kembali memperkuat persiapan penyelenggaraan turnamen Mobile Legends dengan menggandeng Pengurus E-Sports Indonesia (ESI) Provinsi Maluku.
Kolaborasi ini menjadi langkah lanjutan setelah sebelumnya Polda Maluku berkoordinasi dengan ESI Kota Ambon dalam tahap awal persiapan.
Memasuki H-4 pelaksanaan, pembahasan ditingkatkan ke level provinsi guna memastikan seluruh aspek teknis pertandingan berjalan profesional sesuai standar kompetisi resmi.
Finalisasi tersebut dilakukan melalui rapat teknis yang dipimpin Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi di ruang kerjanya, Jumat (10/7/2026).
Rapat dihadiri Ketua Harian ESI Provinsi Maluku Rimaniar J. Hetharia, Sekretaris Pengprov ESI Maluku Emphy Sahetapy, Wakil Sekretaris Michael K. Sitanala, Ketua Bidang Wasit Muhammad Rifai Karmanudin, Ketua Bidang Kompetisi Yafriady Lumapelumey, Kanit Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Maluku Iptu Sofia Alfons, Pamin 3 Urmintu Bid Humas Iptu Marthinus Luhukay, serta Briptu Kristianto Pesireron.
Dalam rapat tersebut, panitia membahas secara menyeluruh kesiapan penyelenggaraan turnamen.
Baca juga: Wali Kota Ambon Buka Diklat Damkar 2026, Cetak Petugas Tangguh dan Profesional
Mulai dari regulasi pertandingan, sistem kompetisi, kesiapan venue, susunan acara, perangkat pendukung, hingga pola pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sesuai standar e-sports nasional.
Kombes Pol. Rositah Umasugi menegaskan, seluruh aspek teknis pertandingan sepenuhnya diserahkan kepada ESI Provinsi Maluku sebagai organisasi resmi yang memiliki kewenangan dan kompetensi menyelenggarakan kompetisi olahraga elektronik.
Sementara itu, Polda Maluku berfokus pada penyediaan sarana dan prasarana, pengamanan, kelancaran pelaksanaan acara, serta koordinasi seluruh panitia.
"Kami ingin memastikan seluruh persiapan benar-benar matang sebelum hari pelaksanaan. Setiap kebutuhan teknis harus dikomunikasikan sejak dini agar dapat dipenuhi secara optimal. Sinergi antara Polda Maluku dan ESI Provinsi Maluku menjadi kunci untuk menghadirkan turnamen yang profesional, aman, tertib, dan berkualitas," kata Rositah.
Menurutnya, Kapolri Cup E-Sports 2026 bukan sekadar kompetisi permainan digital, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Polri membina generasi muda yang kreatif, inovatif, disiplin, dan berprestasi.
"Polri melihat e-sports sebagai ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir strategis, kerja sama tim, disiplin, serta semangat kompetisi yang sehat. Kami berharap turnamen ini mampu melahirkan bibit atlet e-sports yang dapat mengharumkan nama Maluku hingga tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.
Sementara itu, ESI Provinsi Maluku menyatakan siap mendukung penuh pelaksanaan turnamen dengan menghadirkan perangkat pertandingan resmi, termasuk wasit atau juri bersertifikat guna menjamin objektivitas dan profesionalisme selama kompetisi berlangsung.
Selain itu, ESI juga mengusulkan penggunaan caster profesional agar jalannya pertandingan lebih menarik sekaligus memberikan pengalaman kompetisi yang berkualitas bagi peserta maupun penonton.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya menyukseskan pelaksanaan Kapolda Cup, tetapi juga memperkuat ekosistem olahraga elektronik di Maluku melalui pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Rapat teknis ditutup pukul 16.30 WIT dengan sejumlah keputusan strategis sebagai dasar finalisasi seluruh persiapan menjelang pembukaan turnamen pada 14 Juli mendatang.
Dari ESI Kota Ambon Kini Berlanjut ke ESI Provinsi
Sebelumnya, Polda Maluku telah mengawali persiapan turnamen melalui rapat bersama ESI Kota Ambon pada 7 Juli 2026.
Dalam rapat tersebut dibahas kesiapan pelaksanaan Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026 "Dream to Become" yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Saat itu, Polda Maluku memastikan sebanyak 27 tim terbaik hasil seleksi tingkat Polres siap bertanding di tingkat Polda pada 14–15 Juli 2026 di Gedung Plaza Presisi Polda Maluku.
Sebanyak 27 tim tersebut merupakan hasil seleksi dari 77 tim yang lolos verifikasi administrasi dari total 80 tim pendaftar.
Mereka akan memperebutkan tiket menuju Kapolri Cup E-Sports 2026 Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 26–28 Juli 2026 di SMESCO Indonesia, Jakarta.
Dengan bergabungnya ESI Provinsi Maluku dalam tahap finalisasi penyelenggaraan, Polda Maluku semakin memantapkan kesiapan turnamen agar berlangsung profesional, kompetitif, menjunjung tinggi prinsip fair play.
Sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi Polri dengan komunitas e-sports dalam mencetak atlet-atlet muda Maluku yang siap bersaing di level nasional. (*)