TRIBUNKALTIM.CO - Manajemen Borneo FC Samarinda mulai berburu amunisi baru untuk menyongsong kompetisi musim 2026/2027.
Klub berjuluk Pesut Etam tersebut dilaporkan tengah mengarahkan radar transfer mereka kepada dua talenta lapangan hijau asal benua Amerika dan Eropa guna memperkokoh kekuatan skuad.
Operasi senyap perburuan legiun asing ini menyasar pemain berposisi bek tengah tangguh serta penyerang tajam yang kaya akan pengalaman merumput di liga-liga Eropa.
Baca juga: Manajer Borneo FC Bocorkan Standar Tinggi Berburu Pemain Baru Jelang Super League 2026/2027
Informasi mengenai ketertarikan dari manajemen Borneo FC terhadap dua pilar asing tersebut pertama kali mencuat dan menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola nasional melalui unggahan media sosial akun @liga_dagelann pada Jumat (10/7/2026).
"Bursa Transfer 2 pemain asing menuju Borneo FC Christian (27|CB|????????) Dari : FC Drenica (Tier 1 ????????) Rubio (31|CF|????????) Dari : CSA Steaua (Tier 2 ????????)," tulis akun tersebut.
Manajemen Pesut Etam saat ini diketahui masih melakukan proses pemantauan secara intensif terhadap rekam jejak dan kebugaran kedua pemain asing itu guna memastikan kontribusi mereka dapat mendongkrak performa tim secara signifikan di Super League 2026/2027.
Kendati rumor perpindahan pemain ini sudah berembus kencang, hingga saat ini jajaran manajemen belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Kandidat terkuat pengisi lini pertahanan Borneo FC adalah Christian Matheus Lima da Silva.
Pemain ini dilahirkan di Belford Roxo, Brasil, pada tanggal 13 Agustus 1998.
Di usianya yang telah menginjak 27 tahun, figur bertinggi badan 1,86 meter ini memiliki spesialisasi utama sebagai bek tengah, namun ia juga dibekali fleksibilitas taktis untuk ditempatkan pada sektor bek sayap kiri apabila tim membutuhkan variasi strategi.
Baca juga: Bursa Transfer Borneo FC, Dandri Dauri Angkat Bicara Soal Rumor Mariano Peralta
Merujuk pada data penilaian performa, palang pintu pertahanan asal Negeri Samba ini mempunyai estimasi nilai pasar di angka Rp4,78 miliar.
Christian Matheus sendiri memulai lembaran karier sepak bolanya di kompetisi domestik Brasil bersama klub America sebelum kemudian melanjutkan perjalanannya menuju Nova Cidade.
Langkah berani diambilnya saat memutuskan merambah atmosfer ketat sepak bola Eropa dengan menandatangani kontrak bersama klub kasta tinggi Albania, KF Turbina.
Perjalanan kariernya sempat mengalami masa jeda saat ia memilih untuk beristirahat total dari aktivitas karier lapangan hijau di sepanjang tahun 2022.
Christian kemudian membuktikan kualitasnya kembali merumput pada bulan September 2023 setelah mendapatkan kepercayaan dan direkrut oleh kontestan divisi teratas liga Albania lainnya, KF Laci.
Pengalaman sepak bola terbarunya terus berlanjut di kompetisi Kosovo setelah ia resmi diikat oleh FC Drenica, hingga akhirnya kini nama sang pemain masuk dalam daftar prioritas belanja pemain asing Borneo FC.
Profil Christian Matheus Lima da Silva
Statistik Berdasarkan Klub
Statistik Berdasarkan Kompetisi
Nama kedua yang diproyeksikan menjadi ujung tombak andalan baru lini serang Borneo FC adalah Rubio Lopez Huesca.
Bomber tajam bertaraf internasional ini lahir di wilayah Alicante, Spanyol, pada tanggal 24 Juni 1995.
Memasuki usia matang 31 tahun, juru gedor ini menempati posisi natural sebagai penyerang tengah murni, tetapi ia juga memiliki kelincahan untuk bergerak melebar dan mengancam dari sektor sayap kiri.
Berdasarkan valuasi bursa transfer, pemain depan berkebangsaan Spanyol ini memiliki estimasi nilai pasar sebesar Rp4,1 miliar.
Rubio mengawali fondasi karier sepak bola profesionalnya di kompetisi lokal Spanyol dengan memperkuat panji CE L'Hospitalet, lalu hijrah ke Dep. Aragon pada musim 2017, dan berlanjut ke CD Alcoyano pada periode tahun 2018.
Baca juga: Derby Kalimantan Tersaji Kembali di Super League 2026/27, Borneo FC Punya Tetangga Baru
Petualangan sepak bola internasionalnya baru resmi dimulai pada bulan Juli 2019 ketika ia sepakat bergabung dengan salah satu klub mapan di kompetisi Polandia, Cracovia (Krakow).
Selama menjalani periode berkarier di Polandia, penyerang bertinggi 1,85 meter ini sempat dilepas dengan status pinjaman ke Z. Sosnowiec dan Sandecja, hingga perjalanannya sempat terhenti dan berstatus tanpa klub pada awal tahun 2022.
Memasuki bulan Juli 2022, Rubio mengambil keputusan kembali ke tanah kelahirannya di Spanyol untuk kembali membela mantan klub lamanya, CD Alcoyano. Setelah itu, ia tercatat berganti-ganti klub menuju SD Logrones (2024) serta CD Tudelano (2024) dengan skema bebas transfer.
Tantangan baru di kawasan Eropa Timur ia ambil pada bulan Juli 2025 dengan resmi bergabung bersama klub Rumania, CSA Steaua.
Terhitung sejak tanggal 1 Juli 2026, Rubio resmi berpisah dengan CSA Steaua dan berstatus tanpa klub, sebuah situasi yang membuatnya kini memiliki peluang sangat besar untuk direkrut secara gratis oleh Borneo FC.
Profil Rubio Lopez Huesca
Statistik Berdasarkan Klub
Statistik Berdasarkan Kompetisi